Oknum Marinir Pukul Tukang Parkir Hingga Tewas

Oknum Marinir Pukul Tukang Parkir Hingga Tewas

- detikNews
Selasa, 31 Okt 2006 23:31 WIB
Jakarta - Gara-gara persoalan sepele, seorang tukang parkir Wartim (42) harus meregang nyawa. Dia diduga tewas akibat dipukul oleh seorang oknum marinir.Menurut seorang saksi mata, Rudi (30), sebenarnya, pangkal persoalan bermula dari hal kecil. Kala itu, pada pukul 23.00 WIB, Senin (30/10/2006), Wartim terlibat pertengkaran kecil dengan Pardi di pelataran parkir Bar News, di Jl Cilincing Raya, Koja, Jakarta Utara. "Waktu itu Wartim duduk di motor milik Pardi, lalu tiba-tiba motor itu jatuh dan Pardi marah. Mereka terlibat cekcok mulut," tutur Rudi di lokasi Selasa (31/10/2006).Adu mulut semakin seru, masing-masing pihak bertahan pada pendapatnya masing-masing. Wartim merasa tidak bersalah, sedang Pardi meminta ganti kerusakan."Akhirnya Pardi mengadukan masalah ini kepada kawannya David yang berada di dalam bar," tutur Rudi.Tak lama kemudian, David yang diketahui sebagai anggota marinir berpangkat Serma ini turun tangan. Namun bukannya menengahi, dia malah membela kawannya, tanpa tedeng aling-aling David langsung ambil tindakan."Dia langsung memukul Wartim hingga jatuh," tutur Rudi yang enggan bercerita lebih lanjut.Akibat pukulan David yang berbadan besar itu Wartim langsung tak sadarkan diri. Warga yang berada di sekitar lokasi pun langsung membawanya menuju RS Koja. Namun itu tak dapat menolong, Wartim menghembuskan nafasnya pada pukul 02.00, Selasa, (31/10/2006).Pihak keluarga pun hanya bisa pasrah. Mereka memang telah mengadukan masalah ini kepada Polsek Koja, namun polisi beralasan persoalan ini telah diserahkan pada pihak POM AL. Sementara itu istri Wartim, Muinah (42), yang ditemui di rumahnya di Gang Lima RT 11/07, Koja, hanya bisa meminta keadilan. Ibu tanpa anak ini hanya meminta hukuman ditegakan. "Saya ingin pelaku dihukum," tuturnya sambil bercucuran air mata.Jenazah Wartim pun telah dimakamkan keluarga di pemakaman umum TPU Budi Darma, pada pukul 12.00 WIB.Dibawa ke Pengadilan MiliterRasa keadilan bagi istri wartim rupanya datang dari pihak TNI AL. Melalui Komandan POM AL Brigjen Sapardi, pihak marinir memberikan jaminan bahwa Serma David telah periksa oleh penyidik dari POM."Kalau sudah selesai diproses, akan kita bawa ke pengadilan militer," janji Sapardi saat dihubungi wartawan.Namun Sapardi menegaskan bahwa Wartim diduga meninggal karena kepalanya terbentur selokan saat jatuh akibat terkena pukulan. (ndr/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads