Piknik di Lumpur Panas Grobogan
Selasa, 31 Okt 2006 16:23 WIB
Grobogan - Sebuah desa di Grobogan, Jawa Tengah, memproduksi lumpur panas mirip milik Lapindo Brantas Inc di Porong, Sidoarjo, sejak ribuan tahun lalu. Tertarik? Silakan berkunjung! Daerah penghasil lumpur itu adalah Desa Kuwu, Kecamatan Kradenan, Grobogan atau sekitar 90 km tmur Kota Semarang. Luas arealnya mencapai 45 hektar dengan suhu minimum 31 celsius. Di lokasi tersebut, terdapat beberapa pusat semburan baik besar maupun kecil.Luas semburan lumpur terbesar di sebelah Timur yang dikenal dengan sebutan Joko Tuwo bisa mencapai 8,9 meter dan yang terkecil di sebelah Barat (Roro Denok) hanya 89 cm. Tinggi semburan juga bervariasi antara 90 cm hingga 5,3 cm. Tak jelas mulai kapan peristiwa alam itu muncul, tapi kini daerah tersebut telah menjadi kawasan wisata. Lebaran lalu, kawasan itu didatangi ratusan orang. Dan ketika detikcom berkunjung, Selasa (31/10/2006), puluhan pengunjung baik perseorangan maupun kelompok asyik menikmati semburan lumpur tersebut.Jika lumpur panas milik Lapindo Brantas Inc disebabkan kesalahan prosedur pengeboran, tidak demikian halnya dengan Bledug Kuwu. Semburan lumpur di daerah kering itu lebih dikarenakan adanya endapan air garam dan belerang yang terdorong gas dalam perut bumi. Ketika lumpur menyembur keluar, maka terciptalah uap yang beraroma belerang."Sejak kakek-nenek saya, semburan lumpur ini sudah ada. Karena tidak berbahaya, kami tak merasa terganggu. Malah senang, soalnya selain tempat ini jadi ramai, air sisa lumpur bisa dibuat garam," kata warga setempat, Rebo (31).Rebo yang berprofesi guide dadakan ini menyatakan, pusat semburan lumpur bisa berubah, karena tanah di sekitar Bledug Kuwu sangat lunak. "Karena itu, kami minta pengunjung hati-hati. Kalau tidak, ia bisa terjerembab dalam lumpur," tandasnya.Untuk bisa menikmati semburan lumpur Bledug Kuwu tak perlu biaya mahal, cukup Rp3 ribu per orang. Jika beruntung, kadang pengelola Bledug Kuwu mengadakan pentas musik pada hari-hari tertentu sebagaimana Lebaran tahun ini. Silakan membuktikan!
(try/nrl)











































