Achmad Ali Rp 59 Juta/Bulan
Inilah Harta 9 Calon Hakim Agung
Selasa, 31 Okt 2006 15:10 WIB
Jakarta - Gaji lebih kecil tidak selamanya juga harus lebih miskin. Itulah yang tampak pada data kekayaan 9 calon hakim yang dibeberkan Indonesia Corruption Watch (ICW).Data tersebut diterima para wartawan yang sedang meliput proses seleksi tahap akhir calon hakim agung di kantor Komisi Yudisial, Jl Abdul Muis, Jakarta, Selasa (31/10/2006). Data ini berdasarkan laporan para calon hakim agung ini ke KPK per 1 Juni 2006.Posisi pertama sebagai calon hakim agung terkaya disabet Munir Fuady dengan total kekayaan senilai Rp 2,897 miliar. Kekayaan itu bersumber dari penghasilan tidak tetap Munir sebagai advokat, dosen dan pembicara. Dia mengajar bidang hukum di berbagai perguruan tinggi.Duduk di urutan kedua Hatta Ali. Mantan Sekretaris Ketua Mahkamah Agung (MA) ini memiliki total kekayaan sekitar Rp 1,4 miliar. Hatta yang saat ini menjabat Direktur Badan Peradilan Umum MA ini memiliki gaji sekitar Rp 8 juta per bulan.Saat menjabat Sekretaris Ketua MA, Hatta pernah diperiksa KY atas kasus penyuapan yang dilakukan pengacara Probosutedjo, Harini Wijoso.Posisi ketiga diraih Guru Besar Hukum Pidana Universitas Padjadjaran, Komariah E Sapardjaja. Meski penghasilannya sebagai dosen yang diterimanya hanya Rp 2,5 juta per bulan, namun total kekayaan yang dimilikinya mencapai Rp 1,372 miliar.Data ICW itu juga menyebutkan, Komariah sempat beberapa kali menjadi saksi ahli dalam perkara korupsi dengan tersangka Nurdin Halid dan Adhi Warsita Adinegoro.Calon hakim agung terkaya keempat adalah Abdul Gani Abdullah dengan total kekayaan Rp 811 juta. Sebagai Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional Departemen Hukum dan HAM dia memperoleh gaji Rp 7,3 juta per bulan.Duduk di posisi kelima, Achmad Ali dengan total kekayaaan Rp 547 juta. Sebagai anggota Komnas HAM, serta anggota Komisi Kebenaran dan Persahabatan RI-Timor Leste Achmad Ali mempunyai penghasilan sebesar Rp 59,5 juta per bulan.Sedangkan posisi keenam ditempati oleh Ahmad Mukhsin Asyrof dengan total kekayaan Rp 527 juta. Ketua Pengadilan Tinggi Agama (KPTA) Bengkulu ini tiap bulannya memiliki penghasilan sekitar Rp 11,8 juta.Data ICW ini menyebutkan, Asyrof saat baru setahun menjabat sebagai KPTA Bengkulu pernah dituduh melakukan korupsi pada Anggaran Belanja Tambahan 2005. Namun hal itu dibantahnya dan sudah diklarifikan ke Ketua MA dan KY.Sanusi Husin bertengger di posisi ketujuh sebagai calon hakim agung terkaya dengan total kekayaan Rp 502 juta. Dosen dan ketua program magister hukum Universitas Negeri Lampung ini memiliki gaji Rp 9,8 juta per bulan.Posisi kedelapan diduduki Bagus Sugiri dengan total kekayaan Rp 478 juta. Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah ini mempunyai gaji Rp 10,79 juta per bulan. Sugiri sebelumnya juga pernah mencalonkan diri sebagai hakim agung. Tapi langkahnya terjungkal saat dilakukan uji kelayakan oleh DPR.Predikat calon hakim agung termiskin versi ICW disandang oleh Aminudin Salle. Total kekayaan yang dimilikinya Rp 222,5 juta. Padahal sebagai dosen di Fakultas Hukum Universitas Hasanudin dan Ketua Kopertis Wilayah IX Makassar, setiap bulannya dia mempunyai penghasilan Rp 11,8 juta. Penghasilan Aminuddin ini lebih besar dibandingkan penghasilan Hatta Ali yang duduk di posisi kedua sebagai calon hakim terkaya. Kok bisa ya?
(djo/sss)











































