Tim Dokter: Kematian Kembar Siam Solo karena Gagal Napas
Selasa, 31 Okt 2006 14:21 WIB
Solo -
Tim dokter RS dr Moewardi yang menangani bayi kembar siam yang akhirnya meninggal, memaparkan penyebab kematian kedua bayi itu karena kegagalan fungsi organ pernapasan salah satu bayi. Karena kondisi menyatu maka kondisi itu segera mempengaruhi bayi kembarannya. Hal tersebut disampaikan dr Nunik Agustriana SpBA, ketua tim dokter yang menangani bayi kembar siam di RS dr Moewardi Solo, kepada wartawan, Selasa (31/10/2006). Bayi kembar siam itu lahir dan meninggal di rumah sakit yang sama. Lima hari pertama keduanya dirawat di ruang perawatan bayi berisiko tinggi, sisanya selama tigabelas hari hingga meninggal dirawat di ruang NICU. Menurutnya, sejak lahir 18 Oktober lalu kondisi 'Eka 2' tidak stabil. Alat bantu pernapasan yang dipasang sejak hari Minggu lalu juga kurang membantu. Kekurangan pasokan oksigen dalam tubuh mempengaruhi kegagalan fungsi organ tubuh lainnya sehingga menyebabkan kematian. "Kondisi bayi 'Eka 1' sebenarnya relatif baik dan memperlihatkan perkembangan. Namun karena menyatu, ketika kondisi 'Eka2' memburuk maka dia terpengaruh. Ketika pukul 07.00 WIB tadi pagi 'Eka 2' meninggal, pukul 08.50 WIB 'Eka 1' menyusul saudaranya," paparnya. Dia menjelaskan bahwa atas permintaan keluarga kedua bayi kembar dempet perut itu dipisahkan. Pihak keluarga menghendaki hal itu untuk membedakan pusara keduanya karena telah disiapkan nama bagi keduanya, yaitu Muhammad Rafa untuk 'Eka 1' dan Muhammad Rafi untuk 'Eka 2'. Operasi pemisahan dalam kondisi meninggal tersebut, lanjut Nunik, berlangsung selama satu jam sejak pukul 10.00 WIB. Setelah dipisahkan diketahui bahwa kedua bayi memiliki organ dalam lengkap. "Keduanya juga memiliki liver masing-masing hanya saja di kedua liver terlihat menyatu di bagian tengahnya. Selain itu, di organ-organ lainnya terlihat lengkap," lanjutnya. Seperti diberitakan, bayi kembar siam yang telah 13 hari dirawat di RS dr Moewardi akhirnya meninggal dunia tadi pagi. Pihak keluarga akan memakamkan keduanya hari ini di pemakaman umum Kedunglumbu, Solo.
(mbr/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































