Kecelakaan Pesawat Nigeria, Pilot Abaikan Saran
Selasa, 31 Okt 2006 10:49 WIB
Abuja - Kecelakaan pesawat di Nigeria yang menewaskan hampir 100 orang mungkin bisa dicegah kalau saja pilot mengikuti saran para pengawas lalu lintas udara. Pilot sempat disarankan untuk menunggu sampai badai petir berhenti sebelum lepas landas.Demikian disampaikan Menteri Aviasi Nigeria Babalola Borishade seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (31/10/2006)."Pengawas lalu lintas udara menekankan buruknya kondisi cuaca," ujar Borishade kepada wartawan di Abuja."Namun pilot mengabaikan saran mengenai cuaca serta pendapat petugas menara untuk bersabar menunggu hingga cuaca cerah sebelum lepas landas," imbuhnya.Menurut Borishade, keputusan pilot tersebut kemungkinan sebagai penyebab kecelakaan fatal pesawat Boeing 737 milik maskapai Aviation Development Co. Karena itu, pemerintah Nigeria tengah menyiapkan pedoman untuk mencegah kejadian serupa.Dikatakan Borishade, otoritas masih menyelidiki sebab-sebab jatuhnya pesawat yang mengangkut 105 penumpang dan kru itu. Dari jumlah itu, sebanyak 96 orang tewas, sedangkan sisanya masih dirawat di rumah sakit.Pesawat naas itu jatuh menghempas bumi dekat bandara Abuja dan hancur berkeping-keping. Pesawat jatuh hanya satu menit setelah lepas landas saat cuaca buruk yang diliputi hujan, angin kencang, serta kilat yang menyambar-nyambar.Kejadian ini merupakan kecelakaan pesawat fatal ketiga yang terjadi tahun ini di negara Afrika Barat itu. Akibat peristiwa maut itu, izin terbang seluruh pesawat yang berada di bawah naungan Aviation Development Co dicabut untuk waktu yang tidak ditentukan.
(ita/sss)











































