Musim Kemarau, Waduk Pacal Bojonegoro Kekeringan
Selasa, 31 Okt 2006 00:13 WIB
Bojonegoro - Musim Kemarau yang melanda Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dalam beberapa pekan ini mengakibatkan Waduk Pacal yang berada di Desa Kedung Sumber Kecamatan Temayang mengalami kekeringan. Akibatnya ratusan hektar areal pertanian tidak mendapat pasokan air dari waduk tersebut."Waduk seluas 400 hektar ini apabila saat musim hujan mampu menampung air sebanyak 41,5 juta meter kubik dan mampu mengairi areal sawah pertanian seluas 17 ribu hektar di 7 kecamatan yang ada di Bojonegoro," kata pemerhati Waduk Pacal, Mashuri saat ditemui detikcom dikantornya, Senin (30/10/2006).Menurutnya, ketujuh kecamatan yang saat ini tidak mendapat pasokan air dari Waduk Pacal meliputi kecamatan Bojonegoro, Kapas, Balen, Sumberejo, Kanor, Kepuh Baru dan Baureno.Dari pengamatan detikcom dilapangan, waduk pacal yang mempunyai ketinggian 25 meter, saat ini air yang berada di waduk tersebut ketinggiannya tidak lebih dari 1 meter.Beberapa perahu milik warga setempat yang biasa digunakan untuk mencari ikan saat ini dalam kondisi terhampar diatas tanah yang merekah. Bahkan tanah di tengah-tengah wadukpun saat ini bisa dilalui masyarakat sebagai jalan pintas. "Kondisi ini terjadi kurang lebih sudah hampir 1 bulan. Saat ini volume air di waduk terhitung 0," ungkapnya.Dia menambahkan, kondisi Waduk Pacal yang dibuat pada tahun 1933, saat ini tersendimentasi. Akibatnya volume air waduk yang dulunya 41,5 juta meter kubik, saat ini tinggal 23 juta meter kubik."Sendimentasi ini apabila tidak segera ditangani dapat berbahaya. Karena ratusan hektar sawah milik petani akan kekurangan pasokan air dari waduk ini," kata Mashuri.
(bdh/fjr)











































