Hari Pertama Kerja, Gedung DPR Terasa Sunyi Senyap

Hari Pertama Kerja, Gedung DPR Terasa Sunyi Senyap

- detikNews
Senin, 30 Okt 2006 10:46 WIB
Jakarta - Suasana sepi setelah libur Lebaran tidak hanya terlihat di kantor-kantor pemerintahan. Kegiatan di Gedung DPR juga tampak belum normal.Suasana Lebaran masih terasa menyelimuti Gedung DPR, Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (30/10/2006). Setiap orang yang berpapasan, selalu bersalam-salaman. Tak lupa, merek saling mengucapkan kata mohon maaf lahir batin. Suasana yang agak sedikit ramai terlihat di ruang Sekjen DPR, Faisal Djamal. Sejumlah staf Sekjen DPR datang berbondong-bondong ingin bersilaturahmi dengan Faisal. Mulai dari staf Sekretariat Komisi I hingga Komisi XI, bagian pemberitaan, pansus dan lainnya. Mereka berbaris rapi untuk bisa bersalaman dengan Faisal."Kegiatan ini sudah menjadi tradisi setiap tahun. Tidak ada instruksi untuk melakukan silaturahmi ini," kata Faisal.Saat ditanya soal jumlah stafnya yang mangkir atau membolos pada hari ini, Faisal mengaku belum mengantongi data pasti. Dia baru akan memanggil para pejabat eselon I dan II di lingkungan Sekjen DPR untuk mengetahui hal tersebut setelah acara silaturahmi ini selesai."Saya belum tahu jumlah pegawai yang tidak masuk. Sebentar lagi akan saya kumpulkan eselon I dan II untuk mengecek semuanya," ungkap Faisal.Faisal menegaskan, semua pegawai yang membolos akan ditindak tegas. Sebab sebelum libur Lebaran, seluruh pegawai sudah diminta untuk mematuhi peraturan yang ada.Anggota DPR Tidak TerlihatMenurut pantauan detikcom di sejumlah tempat, baik di Gedung Nusantara I, II dan III, tidak terlihat seorang anggota DPR satu pun. Hal ini bisa dimaklumi, selain memang masih diselimuti suasana Lebaran, masa reses DPR pun baru akan berakhir pada 12 November mendatang.Sempat terlihat beberapa mobil milik anggota dewan berada di tempat parkir Gedung DPR. Namun kemungkinan besar, kendaraan-kendaraan itu hanya digunakan oleh staf anggota dewan yang bersangkutan untuk sejumlah keperluan.Suasana sepi di gedung rakyat itu juga semakin terasa pada bagian belakang. Warung-warung makanan di tempat ini masih banyak yang belum buka. Padahal pada hari-hari biasanya, tempat ini selalu dipenuhi banyak pembeli. (djo/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads