Bali Gelar Razia KTP, 50 Pendatang Terjaring
Senin, 30 Okt 2006 06:32 WIB
Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar menggelar razia KTP terhadap warga pendatang yang baru tiba di Bali pasca Lebaran. Warga tanpa KTP terancam dipulangkan. Pada hari pertama, 50 orang langsung terjaring.Razia digelar di dua lokasi, yaitu di pintu masuk penyebarangan Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana. Jika masih berhasil lolos warga pendatang akan kembali diperiksa di terminal angkutan darat Ubung, Denpasar.Momen arus balik pasca Lebaran menjadi ajang bagi pemerintah Kota Denpasar menggelar razia KTP terhadap warga pendatang. Razia ini dilakukan oleh petugas gabungan yang terdiri dari Catatan Sipil, Perhubungan, Tramtib, dan petugas Kecamatan Ubung.Operasi tahun ini digelar selama 3 hari sejak Minggu (29/10/2006). Setiap hari operasi digelar dua kali yaitu, pagi hari pukul 05.0 Wita hingga 11.00 wita dan sore hari hingga malam pukul 16.00 Wita hingga 21.00 Wita.Arus balik di Terminal Ubung diperkirakan mencapai puncak dengan kedatangan 67 bus dengan 2.326 penumpang. "Kami memilih mulai hari Minggu karena arus balik mulai padat dan kami memprediksi Minggu merupakan puncaknya," kata Kepala Dinas Catatan Sipil Kota Denpasar Made Arnyana di Terminal Ubung.Pada hari pertama razia, sebanyak 50 orang warga pendatang berhasil terjaring oleh petugas Tramtib Kota Denpasar. Setiap ada bus tiba di Terminal Ubung, Denpasar, petugas langsung masuk ke dalam bus dan meminta penumpang menunjukkan identitas diri.Salah seorang penumpang Suwarno mengaku telah membawa identitas diri namun tetap terjaring oleh petugas. "Saya bawa KTP pak, tapi sudah mati," kata penumpang bus PO Safari Dharma Raya jurusan Yogyakarta-Denpasar kepada petugas. Arnyana mengatakan data identitas diri warga pendatang diserahkan kepada camat atau lurah setempat untuk memastikan kebenarannya. "Bagi penumpang yang tidak memiliki KTP atau identitas lainnya, kami akan memulangkan mereka. Jika ada penjaminnya kami ijinkan melanjutkan perjalanan," katanya.
(fay/fay)











































