Tawuran Warga Hambat 40 KA, Ribuan Penumpang Bete
Minggu, 29 Okt 2006 13:48 WIB
Cirebon - Tawuran antarwarga yang terjadi di dekat Stasiun Cipunegara, Subang, menghambat perjalanan kereta api (KA) pada puncak arus balik hari ini.Menurut Kepala Stasiun Cirebon, Gatot Hamka, tawuran terjadi sekitar pukul 22.00-01.30 WIB Minggu dinihari. Warga yang berantem merupakan warga Kampung Cipunegara dan Kampung Kiarapayung."Penyebab tawuran belum diketahui, pas kejadian itu Stasiun Cipunegara berada di antara mereka yang saling melemparkan batu dan akhirnya mengenai Stasiun Cipunegara," ujarnya ketika ditemui detikcom, Minggu (29/10/2006).Akibatnya, 40 kereta baik ke arah Jakarta maupun ke arah Jawa Tengah ataupun Jawa Timur terhambat tadi malam. Tawuran juga berimbas pada keberangkatan KA hari ini.Seperti terjadi di Stasiun Cirebon, karena kereta terlambat ribuan penumpang Cirebon Express tujuan Cirebon-Jakarta terlantar.Dari Stasiun Cirebon, dua rangkaian KA Cirebon Express hari ini telat berangkat yaitu KA Cirebon Express yang harusnya berangkat pada pukul 11.00 WIB dan pukul 12.45 WIB.Direncanakan KA pukul 12.45 WIB berangkat pukul 13.15 WIB, sementara KA pukul 11.00 WIB akan diberangkatkan pukul 13.30 WIB.Namun sebelumnya, KA Cirebon Express dengan jadwal keberangkatan pukul 05.45 WIB, 6.15 WIB dan 10.15 WIB dapat diberangkatkan sesuai jadwal. Penyebabnya, rangkaian kereta sudah terlebih dulu tiba di Cirebon sebelum tawuran pecah.Berdasarkan pantauan detikcom, ribuan penumpang memenuhi peron di Stasiun Cirebon, mereka duduk dengan kesal menunggu kereta yang tak kunjung datang.Para penumpang bahkan meluber ke luar stasiun. Namun PT KA cukup sigap dengan menyiapkan tenda untuk menampung para penumpang yang mulai bete.
(ddn/nrl)











































