Susahnya Pipis di Kereta Ekonomi

Susahnya Pipis di Kereta Ekonomi

- detikNews
Minggu, 29 Okt 2006 10:11 WIB
Yogyakarta - Arus balik yang menggunakan kereta api (KA) -- khususnya kelas ekonomi -- membeludak pada hari Minggu (29/10/2006) ini. Begitu banyaknya penumpang, sampai-sampai lorong gerbong KA dan toilet pun dijejali oleh para pemudik. Akibatnya mau buang hajat alias kencing pun susah. "Terpaksa harus diempet," kata seorang penumpang."Yang susah tuh anak-anak. Kasihan kan kalau kebelet, masak harus ngompol," imbuhnya.Keadaan ini semakin diperparah oleh banyaknya pengamen dan penjaja makanan yang ingin menjual barang dagangannya.Pantauan detikcom di Stasiun Lempuyangan, Yogyakarta, penumpang KA ekonomi harus rela antre menunggu kereta api tambahan lebaran. KA Progo yang berangkat pukul 17.00 WIB nanti maupun KA Bengawan sudah terisi penuh oleh penumpang.Waktu kereta datang, mereka harus berebut tempat duduk. Mereka yang tidak kebagian tempat duduk akhirnya harus betah duduk di lantai gerbong KA.Situasi seperti ini mengakibatkan penumpang yang menunggu di stasiun setelah Yogyakarta seperti Stasiun Kutoarjo, Kebumen, Kroya, sampai Cirebon tidak jarang beradu mulut dengan penumpang yang duduk di pintu KA untuk minta masuk ke kereta."Tolong Mas saya ini sudah sejak dari pagi menunggu di sini untuk dapat berangkat," ujar seorang penumpang di Stasiun Cirebon memelas sambil mendorong pintu.Namun dari dalam KA, hanya menimpali. "Mohon maaf Pak, tidak ada lagi tempat," ujarnya. Pemandangan yang sama juga terlihat dari penumpang kelas bisnis dan eksekutif di Yogyakarta. Meskipun PT KA mengumumkan tempat duduk telah habis terjual namun tidak membuat kapok calon penumpang. Mereka tetap menyerbu tiket supaya bisa berangkat hari ini."Nggak apa-apa Mas duduk di bawah. Yang penting sampai Jakarta, kalau besok nggak masuk, bisa dipecat," tutur Agus.Ketika detikcom mencoba menelusuri ke mana jatah tempat duduk itu, ternyata sudah habis dibeli oleh calo. Mereka kemudian menjual tiket KA dengan harga Rp 190.000 sampai Rp 200.000 untuk tiket KA Bisnis yang harga asalnya hanya Rp 120.000. Tiket KA Kelas Eksekutif seperti KA Taksaka di tangan calo pun naik menjadi Rp 400.000 dari semula Rp 300.000. (ddn/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads