Monyet Sikat HP Pengunjung Kebun Binatang Ragunan

Monyet Sikat HP Pengunjung Kebun Binatang Ragunan

- detikNews
Sabtu, 28 Okt 2006 14:37 WIB
Jakarta - Tidak hanya pencopet saja yang memanfaatkan kelengahan orang. Monyet juga tidak mau ketinggalan. Di Kebun Binatang Ragunan, seorang Ibu dibikin panik. Handphone kebanggaannya bagaikan kilat berpindah dari tangannya ke tangan seekor monyet. Halo..!Si Ibu pemilik HP tentu saja kebingungan, sebab setelah menyikat HP tersebut, si monyet jahil itu langsung bergabung lagi dengan kelompoknya di dalam kandang. Handphone kesayangan disikat monyet, ia pun langsung melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pengelola Kebun Binatang Ragunan."Kemarin sore ada Ibu yang lapor kehilangan HP. Laporannya HP dibawa monyet. Kata si Ibu, saya sedang pegang HP tiba-tiba diambil monyet," ungkap Kasubag Promosi Taman Margasatwa Ragunan Mardjuki sambil senyum-senyum saat ditemui detikcom di kantornya, Sabtu (28/10/2006).Petugas, imbuh Mardjuki, bertindak cepat. Setelah diselidiki ternyata HP itu diamankan di monyet di kandangnya. "Petugas kita yang mengambil di kandangnya," kata dia.Selain kejadian yang menimpa ibu naas itu, Mardjuki menuturkan, hanya ada satu laporan lagi tentang kecopetan. "Selebihnya tidak ada, hari ini juga belum ada laporan," kata dia.Terus MembludakSementara dari pantauan detikcom, pengunjung Kebun Binatang Ragunan terus berdatangan dari segala penjuru. Cuaca mendung tampaknya tidak menghalangi niat mereka berwisata. Bahkan di loket barat, antrean pembeli membludak hingga ke areal parkir.Mardjuki memperkirakan jumlah pengunjung hari ini melebihi 100 ribu orang. "Kalau cuacanya tetap bertahan (tidak hujan) bisa 150 ribu," ujar dia.Pengunjung Kebun Binatang Ragunan tahun ini memang melonjak tajam setelah tahun lalu sepi pengunjung. Sejak Selasa hingga Jumat, jumlah pengunjungnya tercatat sudah 339.891. Padahal tahun lalu total pengunjung hanya di kisaran 200-an ribu orang."Sekarang kan kita sudah bebas flu burung. Kita selalu menyemprot setiap kandang dan memberi vitamin kepada setiap hewan," cetus Mardjuki.Pengunjung pun tampaknya lupa bahwa Kebun Binatang Ragunan pernah diisolasi akibat ditemukannya virus flu burung di sejumlah unggas. Buktinya, mereka tidak terlalu khawatir."Saya tidak takut isu itu. Jika virus berterbangan kan pasti banyak yang kena," kata seorang bapak yang datang dari Karawaci, Tangerang.Demikian juga dengan seorang ibu yang tinggal di kawasan Pasar Minggu. "Anak saya pada minta ke sini. Kalau saya sih sudah sering dulu, tapi anak-anak minta lagi, ya sudah," kata dia. (umi/jon)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads