Tali Nilon Penyebab Perahu Tenggelam di Danau Singkarak

Tali Nilon Penyebab Perahu Tenggelam di Danau Singkarak

- detikNews
Jumat, 27 Okt 2006 16:05 WIB
Jakarta - Polisi masih menyelidiki unsur pidana atau kelalaian dalam tenggelamnya perahu wisata di Danau Singkarak, Solok, Sumatera Barat (Sumbar), pada Rabu (25/10/2006) lalu yang mengakibatkan 5 penumpangnya tewas. Untuk itu, pemeriksaan intensif masih dilakukan terhadap nahkoda kapal, Samsul Bahri (56). Sang nahkoda pun hingga kini masih diamankan di Polsek Singkarak."Ini untuk menghindari amukan keluarga korban. Dia masih ditahan dan dibawah pengawasan," kata petugas Polsek Singkarak Bripda Dalimi, kepada detikcom, Jumat (27/10/2006).Berdasarkan pengakuan nahkoda, perahu tersebut tenggelam karena baling-balingnya tersangkut tali nilon, sehingga mesin perahu mati dan perahu menjadi tidak seimbang lalu terbalik kemudian tenggelam."Tali itu biasa digunakan untuk jaring ikan. Di danau ini memang biasa digunakan untuk mencari ikan bilis," tutur Dalimi.Damili menuturkan, di danau tersebut, keberadaan perahu wisata itu hanya ada selama masa liburan lebaran dan untuk hari-hari lainnya memang biasa digunakan untuk mencari ikan."Nahkoda perahu itu kan sehari-harinya tukang kayu, jadi dia tidak tahu di situ banyak tali nilon bekas jaring ikan," cetus Dalimi.Dalimi menginformasikan bahwa semua kegiatan perahu wisata di Danau Singkarak kini telah dihentikan. "Ini untuk menjaga keselamatan penumpang," cetusnya.Sementara itu, pencarian terhadap para korban telah dihentikan pada Kamis (26/10/2006), pukul 15.00 WIB. Pihak berwenang tidak melanjutkan pencarian karena para penumpang dinyatakan telah seluruhnya dievakuasi."Sudah tidak ada korban lagi. Semua penumpang telah lengkap," ucap Dalimi.Diketahui, total penumpang perahu tersebut ada 28, di mana 5 penumpang meninggal dunia, 3 dalam keadaan kritis dan 20 selamat. (ndr/jon)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads