Tentara AS Desak Washington Segera Tarik Pasukan dari Irak
Kamis, 26 Okt 2006 09:36 WIB
Den Haag - Untuk pertama kali tentara AS menggalang petisi mendesak Washington segera menarik pasukan dari Irak. Petisi akan diserahkan kepada Kongres.Kampanye menyerukan penarikan pasukan itu memakai tajuk Appeal for Redress (Seruan Pemulihan), didukung tentara aktif di wilayah Norfolk, para keluarganya dan komite veteran. Panitia sponsornya terdiri dari organisasi Veteran Irak Antiperang, Veteran untuk Perdamaian dan Keluarga Militer Berbicara.Tentara AS yang ditempatkan di Irak dapat mengisi petisi tersebut melalui internet www.appealforredress.org. "Sebagai warga Amerika patriotik yang bangga mengabdi pada negara dalam seragam, saya dengan segala hormat mendesak para pemimpin politik di Kongres untuk mendukung penarikan segera seluruh pasukan AS dan pangkalannya dari Irak. Bertahan di Irak tidak akan efektif dan tidak ada gunanya. Sudah saatnya bagi pasukan AS untuk kembali," bunyi teks petisi.Baru beberapa hari, jumlah tentara AS di Irak yang mengisi petisi sudah merangkak ke angka 219 orang. Rencananya petisi akan diserahkan ke Kongres pada Martin Luther King, Jr. Day, Januari 2007 mendatang.Gerakan Appeal for Redress itu memanfaatkan peraturan militer AS, yang menyatakan anggota militer aktif punya hak hukum untuk berkomunikasi dengan Kongres, antara lain DoD Directive (Peraturan Departemen Pertahanan) 1325.6 tentang Petunjuk Penanganan Disiden dan Kegiatan Protes di antara Anggota Angkatan Bersenjata, dan DoD 7050.6 tentang Perlindungan Informan Militer.Para lawyer berpengalaman di bidang hukum militer juga disiapkan untuk membantu para anggota militer aktif, yang menghadapi berbagai upaya menghalangi hak hukum untuk berkomunikasi dengan Kongres tersebut.
(es/es)











































