Pemilih Muslim AS Cenderung Lirik Partai Demokrat

Pemilih Muslim AS Cenderung Lirik Partai Demokrat

- detikNews
Rabu, 25 Okt 2006 09:38 WIB
Washington - Sebagian besar warga muslim AS tidak tertarik lagi pada Partai Republik. Jajak pendapat yang disponsori Council on American Islamic Relations (CAIR) menunjukkan sebanyak 42 persen dari mereka mengaku anggota Partai Demokrat.Sementara sebanyak 17 persen mengaku anggota Partai Republik dan sisanya 28 persen mengaku tidak berafiliasi dengan partai yang ada.Demikian siaran pers CAIR yang dilaporkan wartawan detikcom Endang Istiani Saptorini, Rabu (25/10/2006).Jajak pendapat itu menanyai 1.000 responden warga muslim AS yang terdaftar sebagai pemilih. Selain menanyakan orientasi politik, jajak pendapat yang dilakukan pada 3-31 Agustus 2006 itu juga menanyakan profil demografis dan tingkat integrasi sosial umat Islam di AS.Secara tradisional, warga muslim AS cenderung memilih Partai Republik. Inilah yang terjadi saat pemilu presiden tahun 2000 lalu. Saat itu mayoritas warga muslim AS menjagoi calon presiden Partai Republik, George W Bush, yang kemudian terpilih menjadi presiden.Pergeseran sikap politik terjadi saat pemilu presiden 2004 lalu. Dari jajak pendapat CAIR saat itu, sebanyak 80 persen warga muslim AS menjagoi calon presiden asal Partai Demokrat, John Kerry yang dikalahkan Bush junior.Salah satu penyebab berpalingnya pemilih muslim AS ke Partai Demokrat adalah kebijakan Bush, terutama soal perang melawan terorisme dan perang di Irak. Banyak warga muslim AS yang menganggap kebijakan perang melawan teror pasca 11 September 2001 bernuansa anti Islam.Sampai saat ini masih banyak warga muslim AS yang punya persepsi bahwa perang melawan teror yang dicanangkan pemerintah Bush sama dengan perang melawan Islam. Kondisi ini terlihat dari jajak pendapat CAIR yang menunjukkan 55 persen pemilih muslim khawatir perang melawan teror telah menjadi perang melawan Islam. Sementara terkait perang di Irak, 88 persen warga muslim AS menilai perang itu tidak ada manfaatnya bagi AS.Penduduk muslim AS diperkirakan berjumlah 7-8 juta orang. Namun sampai sekarang belum ada satu pun dari mereka yang menduduki kursi di House of Representative (DPR-nya Amerika) atau pun senat. Harapan umat Islam AS untuk memiliki wakil di DPR kemungkinan akan dipenuhi oleh Keith Ellison, calon Partai Demokrat dari Minnesota yang beragama Islam. Ellison yang mewakili distrik Minneapolis menjadi calon unggulan dan diperkirakan akan memenangi pemilu anggota kongres pada 7 November mendatang. Jika Ellison menang, dia merupakan muslim pertama yang yang terpilih sebagai anggota kongres dalam sejarah AS. (umi/umi)


Berita Terkait