Pembantu Infal, Mahal Tapi Laris

Pembantu Infal, Mahal Tapi Laris

- detikNews
Selasa, 24 Okt 2006 15:55 WIB
Jakarta - Mudik Lebaran senantiasa diiringi dengan mudiknya pembantu rumah tangga. Fenomena menyewa pembantu infal pun kian marak. Harganya mahal, tapi tetap saja laris.Pembantu infal merupakan istilah untuk pembantu khusus yang disediakan yayasan penyalur pembantu di hari Lebaran. Dari penelusuran beberapa yayasan di Jakarta, untuk mendapatkan pembantu infal ada dua cara.Pertama, menebusnya dengan harga Rp 350 ribu, lalu gajinya per hari Rp 50 ribu. Kedua, menebusnya dengan uang Rp 300 ribu, lalu gajinya paket 1 bulan Rp 800 ribu.Harganya tentulah lebih tinggi ketimbang mengambil pembantu dari yayasan dengan saat normal, yakni sekitar Rp 300-400 ribu untuk menebusnya dalam tempo 1 tahun dengan jaminan 3 bulan. Lalu gajinya berkisar Rp 300-400 per bulan."Mahal banget sih. Habis mau bagaimana lagi. Kalau nggak ada pembantu, saya kewalahan," ujar Ibu Vera yang memiliki 2 balita berusia 4 tahun dan 3 bulan dalam perbincangannya dengan detikcom, Selasa (24/10/2006).Vera memilih cara yang yang kedua yakni pembantu infal paket 1 bulan. Sebab menurut ibu rumah tangga di Kedoya, Jakarta Barat ini, jika harus membayar per hari justru semakin banyak merogoh koceknya.Lain lagi dengan Jenna, warga Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Dia lebih memilih paket pertama, yakni membayar pembantu infal per hari."Soalnya saya kan mau silaturahmi ke rumah-rumah keluarga, jadi ya sering keluar rumah. Sebelum keluar rumah, si pembantu kerja dulu, jadi bisa saya pantau. Begitu saya keluar rumah, ya dia keluar rumah juga," tutur Jenna yang mengaku harus berebutan pembantu infal di sebuah yayasan saking larisnya.Sedangkan Virgee tidak tertarik dengan jasa pembantu infal. Lajang kantoran di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat yang mendapat libur Lebaran ini memilih mengerjakan pekerjaan rumah tangga sendiri."Nggak papalah sambil menunggu pembantu yang biasa-biasa saja. Mumpung liburan saya sering hang out sama teman-teman. Ngeri juga kalau nanti itu pembantu ditinggal di rumah sendirian. Sebab statusnya cuma sementara. Sudah nebusnya mahal, eh ntar saya malah tekor kalau sampai ada barang yang hilang," tukasnya blak-blakan. (sss/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads