Ada Provokasi Via SMS, Bentrok Warga-Brimob Diusut Tim Polri

Ada Provokasi Via SMS, Bentrok Warga-Brimob Diusut Tim Polri

- detikNews
Senin, 23 Okt 2006 16:12 WIB
Jakarta - Diduga ada tembakan dari arah warga, namun yang kena justru warga yang berada di belakang. Ada juga provokasi via SMS. Mabes Polri pun akan membentuk tim untuk menyelidiki bentrok warga dengan polisi dan Brimob di Poso, Sulteng.Tim yang terdiri dari Mabes Polri dan Polda Sulteng tersebut akan melakukan penyelidikan mengenai asal tembakan dari arah warga ke arah aparat pada bentrokan tersebut."Saya ingin cari kejelasan dan menjernihkan masalah. Kita duga ada tembakan dari arah masyarakat karena salah seorang warga yg berdiri di belakang ikut terkena," kata Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Anton Bachrul Alam dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Senin (23/10/2006).Menurut Anton, Mabes Polri dan Polda Sulteng berencana berangkat ke Poso pada Selasa besok untuk melakukan penyelidikan.Selain itu ia juga menyatakan, bentrokan terjadi karena dihembuskannya isu tentang pertentangan agama. Isu tersebut marak beredar lewat SMS sehingga masyarakat mudah terprovokasi."Padahal polisi hanya mencari pelaku teror bom untuk meminimalisir ruang gerak mereka, dan ini ada upaya menghambat. Saya harap masyarakat tidak terpancing," imbuh Anton.Anton juga menyatakan, saat ini kondisi di Poso telah kondusif. Pihak kepolisian juga telah bersiaga untuk menenangkan masyarakat."Kita belum memberlakukan jam malam," pungkasnya.Bentrokan terjadi Minggu 22 Oktober malam di Kelurahan Gebang Rejo, Poso, Sulteng. 1 Warga tewas, serta 2 warga dan 1 polisi terluka. 6 Orang diamankan di Polda Sulteng. (krs/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads