Warga-Brimob Bentrok di Poso, Upaya Adu Domba Saat Lebaran

Warga-Brimob Bentrok di Poso, Upaya Adu Domba Saat Lebaran

- detikNews
Senin, 23 Okt 2006 12:29 WIB
Jakarta - Poso, Sulteng kembali bergejolak pada Minggu 22 Oktober malam. Bentrokan antara warga Kelurahan Gebang Rejo dengan polisi dan Brimbob menyebabkan 1 warga tewas, serta 2 warga dan 1 polisi terluka. Insiden ini dianggap sebagai upaya adu domba saat Lebaran."Serangan terhadap pesantren itu adalah upaya untuk mengacaukan suasana Idul Fitri dengan cara mengadu domba umat Islam dan Kristiani," kata Ketua Umum Muhammadiyah Din Syamsuddin usai salat Id di Lapangan Suryo, Blok S, Kebayoran, Jakarta, Senin (23/10/2006)."Boleh jadi ini upaya pihak asing untuk mengadu domba kerukunan masyarakat serta antara umat Islam dan Kristiani yang selama ini sudah terjalin di Poso," tambahnya.Din pun mengimbau agar umat Islam di Poso tidak cepat bereaksi. Pemerintah diminta bekerja lebih keras untuk menangkap aktor intelektual di balik berbagai insiden di Poso. Masalah harus diselesaikan secepatnya sebelum memicu konflik yang lebih besar.Din yang mengenakan baju koko putih dipadu dengan balutan jas abu-abu, lengkap dengan sorban putih dan peci hitam ini menyoroti ketidaktegasan dan lemahnya pengawasan pemerintah terhadap sejumlah lembaga asing yang ada di Poso."Pemerintah yaitu Polri dan pihak intelijen sudah seharusnya tegas terhadap lembaga-lembaga asing di Poso. Mereka tidak bekerja secara tulus, justru malah menyulut konflik yang akhir-akhir ini sering terjadi," cetus Din. (krs/sss)


Berita Terkait