Berurai Air Mata, Korban Lumpur Salat Id di Atas Tanggul
Senin, 23 Okt 2006 09:55 WIB
Sidoarjo -
Benar-benar haru biru. Ratusan korban lumpur Lapindo Brantas Inc melakukan salat Id di atas tanggul. Air mata bercucuran saat menyaksikan pemandangan kolam lumpur dan rumah yang bersisa atap.Mereka berdatangan sejak pukul 05.00 WIB, Senin (23/10/2006) di Desa Jatirejo, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur.Warga sebelumnya sudah mengontrak rumah di tempat lain karena kampungnya tenggelam oleh luapan lumpur hingga yang terlihat hanyalah ujung atap rumah. Selain para korban lumpur, sejumlah warga yang bukan korban juga ikut salat Id di atas tanggul.Ibadah berlangsung dramatis dan mengharukan. Dari atas tanggul setinggi 10 meter dengan lebar 8-12 meter, terlihat atap-atap rumah yang mengelilingi tanggul, demikian juga kolam lumpur.Tanggul beralaskan terpal dan karpet. Sejumlah jamaah membawa sendiri koran dan sajadah. Meski di tempat terbuka, ibadah tetap berlangsung khusyuk dengan tokoh ulama Jatirejo Gus Maksum sebagai imam.Suasana semakin haru ketika usai salat Id. Jamaah saling berangkulan dan tak kuasa menahan tangis. Mereka saling bermaafan dan menanyakan kabar di tempat baru."Itu rumah saya, Mas. Saya salat Id di sini sekalian menjenguk rumah dari tanggul," kata Ibu Ratna terisak-isak sambil menunjuk rumah yang hanya terlihat atapnya.
(sss/sss)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































