H-2 Kepadatan Stasiun Pasar Senen Mulai Berkurang
Minggu, 22 Okt 2006 12:39 WIB
Jakarta - Penumpang kereta api (KA) yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen mulai terlihat berkurang. Maklum, puncak keberangkatan di stasiun itu terjadi hari Sabtu 21 Oktober kemarin.KA Kertajaya tambahan jurusan Jakarta-Surabaya Pasar Turi yang jadi salah satu KA favorit tampak dipenuhi penumpang. Namun tiap gerbongnya masih tampak lega, sangat berbeda dengan hari sebelumnya. Rencananya KA itu akan diberangkatkan pukul 12.42 WIB."Kemarin tercatat 27.389 pemudik. Dan yang paing banyak naik Kertajaya. Kalau kemarin yang kelihatan cuma kepalanya, H-2 ini kakinya sudah bisa terlihat," ujar Wakil Kepala Stasiun Tanah Abang Barosat yang sedang piket jaga Posko Lebaran di Stasiun Pasar Senen Jakarta, Minggu (22/10/2006).Suasana di stasiun tampak meriah dengan adanya panggung musik dangdut yang terletak di samping Posko Lebaran. Sambil menunggu KA datang atau berangkat, para penumpang bisa ikut berjoget sesaat. "Bang, SMS siapa ini bang...."Kejahatan11 Aksi kejahatan dilaporakan para pemudik ke Posko Pengamanan di Stasiun Senen sejak H-11. Namun ternyata tidak semua peristiwa kejahatan itu terjadi di stasiun."Yang murni terjadi di stasiun hanya sekitar 5 atau 6. Sebab ada yang kejadian di luar stasiun mereka lapornya ke sini juga," ujar perwira Posko Pengamanan Stasiun Pasar Senen AKP Kasmono.Ditambahkan dia, dari beberapa aksi kejahatan yang menimpa pemudik itu, sebagain besar dikarenakan kelalaian sendiri. Misalnya banyak dari mereka yang lupa menaruh tas atau HP karena konsentrasi yang terpecah atau kelelahan."Kalau aksi pembiusan tidak ada laporan," imbuh Kasmono.Menurut dia, aktivitas calo juga tidak terlihat. Kemungkinan besar calo enggan beroperasi karena Posko Pengamanan terletak di depan tempat penjualan tiket. "Jadi kalau ada calo ya pasti langsung terlihat, dan akan saya tangkap," ujar dia tegas.
(nvt/jon)











































