Argo Anggrek Mati Listrik, Penumpang Marah-marah

Argo Anggrek Mati Listrik, Penumpang Marah-marah

- detikNews
Sabtu, 21 Okt 2006 18:44 WIB
Jakarta - Ongkos mahal yang dikeluarkan penumpang Kereta Argo Anggrek jurusan Jakarta-Ps Turi, tampaknya tidak menjamin sebuah pelayanan yang memuaskan. Akibat korsleting mesin disel, para penumpang kereta kegelapan, dan pendingin udara pun tidak berfungsi.Tak ayal kondisi ini membuat para penumpang yang sedang menikmati perjalanan menjadi panik dan sewot. Bahkan, untuk berbuka puasa saja para penumpang kesulitan.Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17.10 WIB ketika kereta masuk di daerah Panunggalangan, Purwodadi. Akibatnya kereta pun ditarik ke Stasiun Panunggalan untuk diperbaiki. "Wah payah, bayar sudah mahal, pelayanannya kacau," kata seorang penumpang bernama Mulfi ketika ditemui detikcom, Sabtu (21/10/2006).Kondisi di dalam kereta pun semakin tidak terkendali. Karena gelap gulita, penumpang jadi kesulitan untuk beraktivitas. Kondisi setiap gerbong kereta kelas eksekutif ini juga tidak nyaman.Akibatnya, sebagian besar penumpang pun memilih untuk turun dari gerbong yang sudah pengap dan gelap gulita itu. Jadwal tiba kereta juga jadi molor, yang seharusnya tiba di Stasiun Pasar Turi Surabaya pukul 18.30, kini jadi tidak jelas, mengingat kereta masih dalam kondisi perbaikan.Penumpang pun terlihat kebingungan. Untuk menyantap hidangan berbuka puasa, penumpang terpaksa menggunakan penerangan dari handphone masing-masing.Kondisi semerawut itu juga diperparah ketika petugas Argo Anggrek sedang memperbaiki disel. Sempat terjadi kepanikan akibat disel yang diperbaiki memercikan api dan petugas pun kelimpungan unutk mencari pemadam internal. Kini para penumpang hanya bisa pasrah dan mengelus dada akibat kondisi ini. (ahm/ndr)


Berita Terkait