Tim SAR Maluku Diminta Lanjutkan Pencarian Kapal Nelayan

Tim SAR Maluku Diminta Lanjutkan Pencarian Kapal Nelayan

- detikNews
Sabtu, 21 Okt 2006 15:15 WIB
Ambon - Gubernur Maluku, Karel Alberth Ralahalu, memerintahkan tim search and rescue (SAR) Ambon untuk kembali melakukan proses pencarian terhadap hilangnya kapal nelayan Lai-lai 01 di laut Banda."Saya sudah koordinasi ke SAR dan Dishub dan pihak terkait untuk terus melakukan pencarian di seluruh laut Seram dan sekitarnya," kata Karel kepada detikcom di kantor Gubernur Maluku, Jl Pattimura, Sabtu (21/10/2006). Sebelumnya proses pencarian kapal bermuatan 18 orang nelayan itu dilakukan selama dua Minggu, sejak 25 September 2006 lalu. "Kami juga sudah meminta seluruh kapal yang melayari laut Seram dan Arafura, jika berlayar menemukan bukti-bukti menyangkut keberadaan kapal Lai-lai 01 itu, segera dilaporkan ke Dishub dan SAR," pinta Karel.Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Maluku, Benny Gasperz mengatakan pihaknya terusmemantau dari kapal-kapal yang melewati jalur berlayarnya kapal nelayan itu, dan juga kapal yang melayari laut Seram dan laut Arafura. "Kami terus memantau lewat radio panggil. Dan setiap hari itu dilakukan," ungkap Gasperz. Sementara pihak keluarga yang ditemui mengaku pasrah. "Kami masih yakin, jika kapal itu masih ada. Namun kami juga sudah pasrah. Setiap saat, kami hanya bisa berdoa demi keselamatan saudara-saudara kami," ujar Dominggus Bremer saudara nahkoda kapal Butce Bremer.Kapal yang biasanya berlabuh di pelabuhan perikanan Tulehu, Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah itu hilang setelah berlayar dari Saparua menuju lokasi fishing ground (lokasi penangkapan ikan) di Laut Banda atau disekitar Pulau Tujuh.Namun naas, kapal tersebut kehilangan kontak, sejak, Selasa (26/9/2006) lalu. Kapal tersebut seharusnya sudah kembali ke pangkalannya pada, Jumat (29/10/2006). Setelahmenunggu hingga hari Sabtu, pemilik kapal Jhony Kwey melaporkan hal ini kepada pihakAdministrasi Pelabuhan Ambon. "Terakhir kontak, kapal itu berada pada perairan Pulau Tujuh Laut Banda," ungkap Jhony. (han/bal)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads