Teror Poso Sisa Radikalisme

Teror Poso Sisa Radikalisme

- detikNews
Jumat, 20 Okt 2006 17:36 WIB
Jakarta - Aksi teror yang masih berlangsung di Poso bukan konflik komunal. Melainkan sisa radikalisme yang pengungkapan pelakunya membutuhkan peran aktif warga setempat bekerjasama dengan aparat keamanan. "Daerahnya sangat luas, ribuan polisi tidak akan bisa (menjaga keamanan) apabila masyarakat sendiri tidak turut (membantu)," kata Wapres Jusuf Kalla (JK) di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (20/10/2006). Menurutnya, teror-teror yang berlangsung dalam tiga tahun terakhir bukan lagi konflik komunal. Sebab pelakunya adalah kelompok-kelompok kecil orang yang masih memendam sisa radikalisme ditambah adanya campur tangan pihak dari luar Poso. Bentuk kerjasama yang bisa diberikan masyarakat adalah melaporkan pada polisi setiap kali mendapati orang yang melakukan aksi teror. Seperti membuat bahan peledak atau melakukan penembakan. "Pemerintah ingin secepatnya masalah ini selesai. Kalau bisa minggu depan. Ini diusahakan sebaik mungkin oleh kepolisian. Tidak ada yang ingin di daerah itu masih berlanjut pembunuhan," imbuhnya. (lh/nrl)


Berita Terkait