2 Tahun di Kabinet SBY, Arman Mengaku Belum Puas
Jumat, 20 Okt 2006 16:38 WIB
Jakarta - Dua tahun menjadi bagian dari Kabinet Indonesia Bersatu tidak membuat Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh (Arman) berpuas diri. Arman mengaku belum puas dengan kinerja kejaksaan yang diukur dari indikator perkara korupsi."Kalau kita puas, kita tidur. Ini justru kita kerja, buktinya saja seperti kasus PLN, mana ada dulu orang mau bikin tender tanya-tanya dulu," kata Arman di kantornya, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta, Jumat (20/10/2006).Mengenai banyaknya koruptor yang bebas dan yang mendapat penangguhan penahanan, Arman mengingatkan bahwa putusan bebas itu sudah ada sejak zaman Majapahit."Pengadilan dari zaman Majapahit itu sudah ada hukuman bebas, dihukum ringan dan ada yang dihukum berat. Itu normal saja," cetusnya.
(umi/sss)











































