Aksi Pembiusan Pemudik Marak, Polisi Mengaku Kewalahan

Aksi Pembiusan Pemudik Marak, Polisi Mengaku Kewalahan

- detikNews
Jumat, 20 Okt 2006 16:24 WIB
Jakarta - Aksi pencurian dengan modus pembiusan mulai marak menimpa pemudik. Kewaspadaan pun perlu ditingkatkan bagi pemudik, terutama yang menggunakan angkutan umum. Apalagi kepolisian mengaku belum bisa mengatasi aksi para pembius tersebut."Kami sudah menyelidiki hal-hal seperti ini, ternyata masih ada juga. Ini berarti belum sampai seluruhnya," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Adang Firman di kantornya, Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (20/10/2006).Adang mengaku kepolisian sudah melakukan upaya untuk mencegah terjadinya pembiusan. Menurut dia terdapat dua cara yang telah ditempuh kepolisian, yaitu menyampaikan imbauan di tempat umum dan media.Lalu yang kedua, menyebar personel kepolisian baik di terminal atau stasiun maupun di atas bus. Petugas ada yang berseragam maupun yang berpakaian preman."Ya tolonglah mereka lebih waspada. Karena pelaku kriminal akan melakukan berbagai macam cara," jelas Adang.Khusus untuk pengamanan di atas bus, Adang mengatakan polisi tidak bisa mengamankan semua bus. "Kalau saya kawal tiap-tiap bus nanti bisa habis anggota saya," kilah Adang.Dari informasi yang didapat sejak 19 Oktober hingga 20 Oktober 2006, tercatat sudah terdapat lima pemudik yang menjadi korban pembiusan. Korban pembiusan itu terjadi di Pelabuhan Merak 2 pemudik, Terminal Pulogadung 1 pemudik, dan Terminal Kalideres 2 pemudik."Pembiusan biasanya terjadi saat pemudik sedang menunggu tumpangannya atau sedang berada dalam perjalanan," papar Adang. (ahm/sss)


Berita Terkait