Bakrie Land Didemo Simpatisan Korban Lumpur Lapindo

Bakrie Land Didemo Simpatisan Korban Lumpur Lapindo

- detikNews
Jumat, 20 Okt 2006 16:08 WIB
Jakarta - Walhi Bali menggelar aksi keprihatinan terhadap masyarakat korban lumpur panas yang terpaksa merayakan Lebaran di pengungsian. Walhi juga mendesak pemerintah menutup Lapindo Brantas Inc. Aksi tersebut digelar di depan proyek Bakrie Land di Jalan Pantai Kuta pukul 11.00 Wita, Jumat (20/10/2006). Aksi yang diikuti oleh 20 orang membawa spanduk dan poster yang bernada mengecam Lapindo Brantas, yaitu "Kaya di Atas Lumpur" dan "Mana Tanggung Jawabmu Pak Menteri". Selain berorasi, mereka juga menggelar teaterikal tentang masyarakat yang berlumuran lumpur ditarik-tarik oleh investor. Aksi ini mendapat perhatian dari wisatawan yang melintas di kawasan tersebut. "Aksi ini bertujuan untuk membangun solidaritas kepada saudara kita di Porong yang alami musibah dan merayakan Lebaran di pengungsian," kata korlap Agung Wardana. Wardana mengatakan,Walhi tetap berjuang dan memberikan dukungan moral kepada korban lumpur untuk menuntut hak-haknya. "Kami mendesak pemerintah menutup Lapindo Brantas milik Aburizal Bakrie untuk tetap bertanggung jawab terhadap pemulihan hak-hak masyarakat dan pemulihan kerusakan lingkungan," katanya. Walhi mengimbau masyarakat selalu mengawasi segala bentuk investasi di daerah masing-masing yang berpotensi menimbulkan bencana sosial dan lingkungan. (gds/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads