Lonjakan Arus Mudik Terjadi pada KA, Pesawat & Sepeda Motor
Jumat, 20 Okt 2006 13:47 WIB
Jakarta - Berdasarkan data per Jumat 20 Oktober 2006, lonjakan arus mudik terjadi pada moda kerata api, angkutan udara, dan kendaraan roda dua.Pada moda KA lonjakan terjadi di Daerah Operasi I Jakarta yakni arus mudik dari Jakarta menuju Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur dari H-7 hingga H-5 sebanyak 99.610 pemudik."Jika dibandingkan H-7 dan H-5 telah mengalami lonjakan sebesar 31,94 persen," kata Ketua Harian Shift II Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2006, Asril Syafei, dalam laporan hariannya ke Menhub Hatta Rajasa, Jumat (20/10/2006).Sementara pada angkutan udara, sampai H-6 dari 23 bandara yang dipantau, telah terjadi kenaikan 12,5 persen dibandingkan tahun lalu. Pada H-6 tahun lalu tercatat 80.429 penumpang dan pada H-6 tahun ini sebanyak 90.553 penumpang.Pada angkutan transportasi darat, arus lalu lintas masih dalam konsisi normal, belum ada lonjakan penumpang. Namun khusus untuk sepeda motor, arah Jakarta-Cikampek, pada H-5 mencapai 32.620 unit, sedangkan tahun lalu pada H-5 hanya 25.693 unit sehingga mencapai kenaikan 26,9 persen.Untuk angkutan laut masih terbilang normal serta lancar. Sejauh ini belum ada lonjakan penumpang yang signifikan dari 51 pelabuhan yang dipantau.Mengenai kecelakaan lalu lintas, Posko Lebaran Dephub menyebutkan, hingga H-5 tercatat 26 kecelakaan, baik di jalan tol maupun di luar jalan tol. Jumlah warga yang tewas akibat kecelakaan itu mencapai 14 orang.
(san/sss)











































