Hambali Dirahasiakan dari Ibunya
Jumat, 20 Okt 2006 12:58 WIB
Cianjur - Khawatir terguncang, informasi lokasi penahanan Hambali di Teluk Guantanamo tidak diberitahukan pada ibunya."Yang tahu hanya saya saja. Ibu sudah tua, saya takut beliau shock. Karena bagaimana pun Hambali adalah anaknya yang pernah dia lahirkan," tutur juru bicara keluarga Hambali, Kankan Abdul Qodir, yang juga adik kandung Hambali kepada detikcom melalui telepon, Jumat (20/10/2006) Menurutnya saat tiga petugas dari ICRC (International Committee of the Red Cross/Palang Merah Internasional-red) datang ke rumah, ibunya tidak mengetahui."Keluarga besar juga belum tahu. Mungkin baru akan saya sampaikan nanti saat lebaran. Mereka kan semua mudik ke rumah ibu," katanya.Kankan mengaku dirinya menyesalkan tidak adanya informasi dari pemerintah Indonesia selama ini mengenai keberadaan kakaknya itu. Dirinya hanya mengetahui bahwa pihak Deplu memang kesulitan untuk membuka akses konsuler bagi Hambali dari koran."Minimal keluarga diberitahukan mengenai informasi perkembangan sekecil apa pun. Jangan dari pihak luar kami tahu nya," tandasnya. Informasi lokasi penahanan Hambali alias Ridwan Isamuddin, tersangka otak bom Bali I dan bom JW Marriot Jakarta, di Teluk Guantanamo, Kuba, diperoleh pihak keluarga dari Palang Merah Internasional.Hambali, yang diduga memimpin jaringan Jamaah Islamiyah di Asia Tenggara, ditahan di Teluk Guantanamo dan kemungkinan masuk dalam kelompok yang akan diadili. Hambali diduga menjadi otak dalam serangan bom di Bali tahun 2002 serta serangan bom di Hotel Marriot tahun 2003 di Jakarta. Dia ditangkap pada tahun 2003 di Thailand dan kemudian dipindahkan ke Guantanamo dalam kaitan dengan serangan 11 September.
(nrl/nrl)











































