Ahmadinejad: Nuklir Iran Jalan Terus
Jumat, 20 Okt 2006 02:46 WIB
Jakarta - Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad menyatakan negaranya tidak akan mundur seinci pun dalam program nuklirnya meskipun ada ancaman sanksi. Ia kembali menegaskan nuklir yang dikembangkan Iran adalah untuk tujun damai. "Dunia harus tahu kalau Iran tidak akan mundur seinci pun dari haknya mengunakan nuklir untuk tujuan damai," kata Ahmadinejad dalam pidatonya di Islamshahr, sebuah kota barat daya Teheran, yang dilansir dari kantor berita AFP, Kamis (19/10/2006). Iran telah mengabaikan peringatan dari negara barat untuk menghentikan kegiatan nuklirnya, khususnya tentang pengayaan uraium. Pengayaan uranium adalah proses untuk membuat bahan bakar bagi reaktor nuklir tetapi proses ini juga bisa digunakan untuk membuat inti sebuah bom atom.Barat menuding program nuklir iran sebagai kedok pengembangan senjata, tetapi Iran bersikeras bahwa program itu adalah untuk tujuan dapan dan hanya untuk masalah energi saja. Israel pun berkali-kali menyatakan Iran adalah sebuah ancaman terbesar setelah runtuhnya rezim Saddam Husein di Iraq pada 2003. Perdana Menteri Israel Ehud Olmert telah bertolak ke Moscow minggu ini untuk meningkatkan tekanan kepada Iran. Namun Presiden Rusia Vladimir Putin sepertinya tidak mengambil langkah konkrit mengenai masalah ini. Rusia adalah konstruktor pembangkit nuklir yang pertama di Iran yang terletak pada daerah Bushehr. Rusia juga mensuplai Iran dengan senjata-senjata konvensional canggih dan mempunyai hubungan bisnis bernilai tinggi.
(nal/ary)











































