Tembok Vila Sawo Dibangun Lagi Minggu Kedua November

Tembok Vila Sawo Dibangun Lagi Minggu Kedua November

- detikNews
Kamis, 19 Okt 2006 14:49 WIB
Jakarta - Lebaran yang akan datang beberapa hari lagi menjadi alasan warga Vila Sawo RT 11/05 Cipete Utara, Jakarta Selatan, untuk cooling down menyusul sengketa pembongkaran tembok kompleks. Rencana penembokan ulang ditunda hingga minggu kedua November 2006. "Kami bukan mau menang-menangan, ini kan mau lebaran. Jadi kami tundalah pembangunan ulang tembok hingga November. Kami bersepakat untuk menahan diri dan tidak memprovokasi," ujar jubir warga, Sumartoro, kepada detikcom di kediaman Ketua RT 11, Ida Tampubolon, di Komplek Vila Sawo Kavling 14.Rapat antara warga, Trantib Kelurahan Cipete Utara, dan Trantib Pemprov DKI Jakarta memutuskan biaya pembangunan kembali tembok dibebankan kepada eks pejabat Dephub M Yusuf yang bersengketa dengan warga. Warga juga meminta perlindungan polisi dari kekhawatiran premanisme akibat persengketaan ini. Sumartoro membantah tudingan adanya kesenjangan antara warga Vila Sawo dan warga di luar komplek. Menurutnya warga Vila Sawo sangat akrab. "Tidak benar kalau dibilang warga Vila Sawo eksklusif dan enggan membaur dengan masyarakat," katanya.Dia mengakui selama ini belum ada forum pertemuan antar RT di RW 05 untuk membahas tembok sengketa. Warga Vila Sawo berharap pihak Kelurahan Cipete Utara mau menfasilitasi pertemuan tersebut.Menurut Sumartoro, tindakan M Yusuf yang membongkar tembok komplek melanggar pasal 170 KUHP dan SK Gubernur DKI nomor 3386/VII/80 dan keterangan rencana kota Nomor 247/GSB/S/85 tentang izin pembangunan perumahan Vila Sawo. Sementara itu Ketua RT 11 Ida Tampubolon menjelaskan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Ketua RT 10, Mukti, tentang tembok komplek yang membatasi kedua RT tersebut. Mukti, menurut Ida, setuju dengan pembongkaran tembok. "Saya bilang ama dia jangan ikut campur dengan urusan RT 11," ujarnya.Sengketa antara warga dengan Yusuf bermula dari tindakan sepihak mantan pejabat eselon I Dephub tersebut. Yusuf tanpa kompromi dengan warga merobohkan tembok yang berbatasan dengan rumah barunya yang berada di sisi kompleks pada 7 Oktober.Yusuf sengaja menjebol tembok sepanjang 18 meter agar rumahnya memiliki akses ke kompleks tersebut. Yusuf juga memiliki rumah di perumahan mewah itu. Rumah barunya hanya berjarak 300 meter dari rumah lama. (nrl/nrl)


Berita Terkait