Arus Mudik Dikhawatirkan Jebol Tanggul Lapindo
Kamis, 19 Okt 2006 11:53 WIB
Bengkulu -
Getaran kereta api dan padatnya arus lalu lintas pada saat arus mudik lebaran, dikhawatirkan mengakibatkan tanggul penahan luapan lumpur PT Lapindo Brantas Inc jebol. Antisipasinya, sepanjang tanggul yang berada di dekat tol dan rel kereta api akan dijaga oleh sejumlah petugas.Para petugas itu disebut Ketua Tim Pengarah Nasional Penanggulangan Bencana Lumpur Lapindo Purnomo Yusgiantoro sebagai 'pagar betis'. Mereka bertugas memberikan peringatan dini jika sewaktu-waktu ada kebocoran tanggul akibat padatnya arus lalu lintas maupun pergerakan kereta api. "Kami akan menggunakan sistem pagar betis di sepanjang tanggul karena trafiknya yang cukup berat," ujar Purnomo di sela-sela peresmian PLTA Musi Ujan Mas Kabupaten Kapahiang, Provinsi Bengkulu, Kamis (19/10/2006). Pagar betis itu berupa 100 orang dari Timnas Penanggulangan Lumpur. Tim pagar betis ini bertugas untuk memberikan early warning bagi para pemudik. Jika tiba-tiba tanggul bocor, tim tersebut akan langsung bertindak seperti menutup jalan tol."Hal ini diharapkan dapat membuat rasa nyaman bagi pemudik dalam memnggunakan jalur lalu lintas karena jika sewaktu-waktu terjadi kebocoran akibat tidak tertampungnya lumpur maupun getaran rel kereta api, early warning bisa dilakukan," tuturnya.Purnomo juga telah berkoordinasi dengan PT KA terkait arus kereta api. PT KA telah memerintahkan kepada semua masinis agar memperlambat kecepatan jika melewati tanggul penahan lumpur. Sebab, dikhawatirkan getaran dari kereta api yang sedang berjalan bisa mengakibatkan tanggul jebol.
(nrl/nrl)










































