Jakarta Mulai Ditinggalkan Penghuninya
Kamis, 19 Okt 2006 10:26 WIB
Jakarta - Secara bergelombang, penghuni kota Jakarta mulai meninggalkan kesibukan sehari-hari. Ribuan warga kota Jakarta sejak kemarin sudah mulai mudik, pulang ke kampung halaman mereka masing-masing.Pada tahap awal, sebagian besar yang sudah meninggalkan Jakarta adalah para pekerja informal. Para buruh bangunan, pedagang kebutuhan pokok, tukang ojek, buruh, penjual jamu, mi rebus dan lain-lain.Pantauan detikcom Kamis (19/10/2006), situasi jalan dan tempat keramaian sudah tidak sepenuh hari biasa. Kemacetan di jalan sudah mulai berkurang, tukang ojek sudah mulai menghilang, tukang sayur sudah tidak keliling, penjual buah-buahan sudah tidak menjajakan dagangnya lagi. Sebagian besar para pedagang infomal sudah tidak tampak memenuhi tempat-tempat umum.Pemandangan akan lebih terasa mulai sepi bila masuk ke kampung-kampung di Jakarta. Sekolah sudah libur sejak Senin lalu sehingga aktivitas warga semakin menurun. Bahkan penjual kebutuhan sehari-hari seperti warung-warung kecil sudah tutup. "Untuk belanja sayur sekarang harus ke pasar. Penjual eceran dan keliling sudah tidak ada lagi," kata Evi, waga Kebonpala, Cawang, Jakarta Timur.Maraknya warga yang meninggalkan Jakarta sejak H-7 Lebaran dipicu oleh banyaknya perusahaan mengadakan acara mudik bersama. Para pedagang jamu, pedagang mi rebus hingga ribuan buruh bangunan mudik ramai-ramai disponsori oleh perusahaan tertentu.Pantauan di terminal antarkota seperti Pulogadung, Kampung Rambutan dan Kalideres, pemudik mulai berduyun-duyun kembali ke kampung halaman. Demikian juga warga yang akan menggunakan angkutan kereta api, kesibukan sudah tampak di Stasiun Senen, Stasiun Gambir, Jatinegara dan lain-lain.Mereka yang menggunakan kendaraan pribadi juga sudah mulai tampak memenuhi jalan-jalan menuju jalur pantura Jawa dan ke jalan tol Merak, jalur utama bagi pemudik yang menuju Sumatera. Pemudik dengan kendaraan pribadi tidak hanya menggunakan mobil, namun banyak juga yang menggunakan sepeda motor. Arus mudik dari Jakarta diperkirakan akan mencapai puncaknya pada hari Sabtu dan Minggu mendatang. Diktaksir 3 juta orang meninggalkan Jakarta pada musim mudik tahun ini.
(jon/nrl)











































