Wabah Kolera di Sierra Leone, 47 Orang Tewas
Kamis, 19 Okt 2006 07:00 WIB
Freetown - Wabah kolera merebak di Sierra Leone. Dalam rentang waktu dua bulan terakhir 47 orang tewas dan 1433 dirawat karena penyakit yang disebabkan oleh bakteri ini.Seperti yang diberitakan AFP, Kamis (19/10/2006), area serangan wabah ini melingkupi ibukota Freetown dan daerah-daerah di sekitarnya. Mayoritas korban berasal dari daerah pingiran kota seperti Kissy Grassfield, Wellington, dan Calabar Town.Petugas kesehatan yang bertugas merawat pasien mengatakan kebanyakan korban yang tewas disebabkan kondisi yang parah saat dibawa ke klinik atau RS. Kolera sebenarnya bukan penyakit yang mematikan. Namun apabila pasien terlambat mendapat perawatan bisa fatal akibatnya.Menteri Kesehatan Sierra Leone menyatakan sudah mempersiapkan sembilan klinik rujukan yang sudah dilengkapi dan dirancang untuk penderita kolera. Pemerintah juga telah mengusahakan tindakan preventif dengan mengadakan kampanye kebesihan.Usaha yang dilakukan antara lain dengan cara melarutkan serbuk klorin ke dalam air di sumur penduduk dan menggalakkan kegiatan disinfektanisasi di toliet penduduk. Selain itu satuan khusus anti-kolera nasional juga telah dibentuk pemerintah Sierra Leone.
(gah/nvt)











































