Kabut Asap, 3 Bandara Ditutup
Rabu, 18 Okt 2006 21:49 WIB
Jakarta - Apakah Pontianak, Jambi atau Palangkaraya merupakan kota tujuan Anda mudik lebaran ini? Bila ya, dan Anda akan menggunakan tranportasi udara, bersiaplah dengan kerepotan tambahan.Pemudik bakal repot karena bandar udara tiga kota itu ditutup untuk penerbangan komersial sampai waktu yang belum ditentukan."Karena asap tebal dan jarak pandang hanya 100 meter, ketiganya ditutup. Laporan BMG belum ada tanda-tanda hujan sampai tiga hari ke depan, sehingga gangguan kabut asap masih ada selama lebaran," kata Menhub Hatta Rajasa.Hal itu disampaikan dia usai mengikuti rapat kabinet terbatas mengenai persiapan mudik lebaran di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (18/10/2006).Rapat yang dipimpin Presiden SBY itu antara lain diikuti Kapolri Jenderal Polisi Sutanto, Menteri PU Djoko Kirmanto, dan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro.Penutupan ini telah disampaikan ke maskapai penerbangan yang melayani rute ke tiga kota dimaksud. Demi keselamatan penumpang, sebelum ada pengumuman resmi dari Dephub bahwa bandara bisa digunakan kembali, semua penerbangan komersial sama sekali dilarang coba-coba mendaratinya.Solusi agar akses udara ke tiga kota di atas tidak tertutup sama sekali, pihak penerbangan diminta mengalihkan lokasi pendaratan ke bandara terdekat, lalu melanjutkan perjalanan lewat jalur darat. Penumpang tujuan Jambi akan diturunkan di Padang atau Palembang, dan penumpang tujuan Palangkaraya diturunkan di Banjarmasin."Ini satu cara yang kita minta ke maskapai untuk dilaksanakan, dengan catatan tidak ada tambahan biaya. Respons maskapai baik, mereka sediakan bus dan pemerintah sediakan penerbangan tambahan apabila diminta," papar Menhub.Khusus untuk tujuan Pontianak, perjalanan dari bandara terdekat akan ditempuh moda tranportasi laut. Para calon penumpang pun rupanya telah mengantisipasi kemungkinan ini. Sehingga sedari awal mereka memilih menggunakan kapal dibanding pesawat terbang."Pilihan moda angkutan laut menunjukkan tanda-tanda meningkat, terutama dariSurabaya dan Semarang yang menuju Kalimantan," sambung Menhub.
(lh/nvt)











































