Diprotes Umat Hindu, Pejabat Malaysia Minta Maaf

Diprotes Umat Hindu, Pejabat Malaysia Minta Maaf

- detikNews
Rabu, 18 Okt 2006 13:40 WIB
Kuala Lumpur - Seorang pejabat Malaysia harus minta maaf kepada publik karena telah menyinggung perasaan umat Hindu di negeri jiran itu. Gara-garanya, petinggi tersebut mengeluarkan seruan bagi stafnya yang muslim untuk tidak memberikan ucapan selamat kepada etnis India yang akan merayakan hari besar agama Hindu mereka.Fauzi Mustaffar, kepala departemen hukum Islam di badan terkait pemerintah, Takaful Malaysia, mengirimkan email yang mengingatkan seluruh staf muslim bahwa memberikan ucapan selamat kepada umat Hindu adalah menghina Tuhan. Surat elektronik itu dikirim menjelang perayaan Deepavali akhir pekan ini."Muslim yang dengan sengaja memberikan ucapan selamat Deepavali, selamat Durga Pooja atau selamat Lakhshmi Pooja kepada umat Hindu harus segera bertobat dan tidak mengulangnya lagi di masa mendatang," demikian bunyi seruan Fauzi.Tindakan Fauzi itu langsung menuai kemarahan dari warga Hindu Malaysia. Sekitar 150 orang penganut Hindu menggelar unjuk rasa di luar markas besar Takaful Malaysia. Mereka menolak permintaan maaf yang sebelumnya telah disampaikan lembaga tersebut dan mendesak Fauzi untuk dihukum.Buntutnya, Fauzi mengeluarkan statemen berisi permintaan maaf secara terbuka. Fauzi menekankan bahwa pernyataannya merupakan pandangan pribadi semata, bukan lembaga."Saya dengan tulus ingin minta maaf kepada semua pihak jika isi email itu telah melukai perasaan mereka dan saja juga ingin mencabut isi email tersebut," kata Fauzi.Sebelumnya, sejumlah ulama senior Malaysia bersikeras bahwa bukan dosa bagi muslim yang mengucapkan "Selamat Deepavali" kepada umat Hindu. Namun ditegaskan pula, muslim tidak boleh ikut ambil bagian dalam perayaan agama lain.Tahun ini, Deepavali atau dikenal sebagai Festival Lampu umat Hindu jatuh tiga hari sebelum hari raya Idul Fitri. (ita/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads