Mentan & Menhut Disentil DPR

Mentan & Menhut Disentil DPR

- detikNews
Rabu, 18 Okt 2006 12:56 WIB
Jakarta - Kinerja Menteri Pertanian dan Menteri Kehutanan dinilai belum optimal. Anggota DPR pun melakukan interupsi saat sidang paripurna yang dihadiri dua menteri itu.Interupsi dilakukan oleh anggota DPR dari Fraksi PDIP Panda Nababan saat sidang paripurna dengan agenda mendengarkan pandangan fraksi-fraksi mengenai RUU Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan yang dipimpin Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/10/2006).Dalam interupsinya, Panda Nababan mendesak agar Menteri Pertanian tidak melakukan lagi impor beras tahun depan. Sebab menurut dia, dengan anggaran Deptan sebesar Rp 6 triliun, di mana hampir Rp 3,9 trilunnya merupakan anggaran ketahanan pangan, maka menjadi tidak masuk akal jika impor beras tetap dilakukan."Jika tahun depan masih ada impor beras, itu artinya Mentan gagal," tegasnya.Panda juga memberikan peringatan kepada Menteri Kehutanan mengenai penyitaan illegal logging yang mencapai Rp 2 triliun dan yang saat ini diterima ke kas negara sebesar Rp 30 miliar. "Ini harus menjadi perhatian oleh Menhut," ujarnya.Sidang yang dihadiri oleh Mentan Anton Apriantono, Menhut MS Kaban, dan Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi cukup ramai. Pasalnya pada akhir persidangan, sekitar 100-an petugas penyuluh pertanian dan kehutanan dari berbagai kabupaten masuk ke ruang sidang paripurna. Mereka memberikan aplaus saat Panda Nababan melakukan interupsi.Usai interupsi, sidang paripurna pun diskors oleh pimpinan sidang Muhaimin Iskandar. (san/sss)


Berita Terkait