Polisi Turun Tangan, Warga Vila Sawo Masih Adu Mulut
Rabu, 18 Okt 2006 12:18 WIB
Jakarta -
Kehadiran polisi dari Polres Jakarta Selatan tidak meredakan ketegangan antarwarga Kompleks Vila Sawo, Cipete yang bertikai. Hingga pukul 11.30 WIB, warga dan keluarga eks pejabat Dephub M Yusuf masih asyik adu mulut.Pertikaian itu juga diwarnai aksi dorong-mendorong antara warga dengan belasan anggota Forkabi dan pria berbadan tegap yang didatangkan Yusuf. Aksi terjadi setelah pertemuan warga di kelurahan gagal. Warga tidak bersedia menyelesaikan kasus ini di kelurahan.Mereka malahan terlibat aksi adu mulut di tengah Jalan Sawo Kav XIV, Kompleks Vila Sawo, Cipete Utara, Jakarta Selatan, Rabu (18/10/2006).Adu mulut terjadi di hadapan Wakareskrim Polres Jakarta Selatan AKP Kristian Pauaju yang datang ke lokasi keributan. Di lokasi itu sekitar 60 petugas Satpol PP terlihat siaga.Saat itu Kristian mendatangi kedua pihak yang bertikai dan menanyakan pokok persoalan kepada warga di perumahan mewah itu.Jubir warga, Sumantoro menuturkan, pada intinya warga menginginkan Yusuf membangun lagi tembok pembatas kompleks sepanjang 18 meter yang dirobohkannya."Intinya IMB-nya sih ada Pak, tapi pagarnya itu loh. Kami minta supaya tembok yang dirobohkan kembali dibangun," tegas Sumantoro.Kristian kemudian meminta keterangan Kepala Seksi Antaraparat Pemprov DKI Jakarta D Gunawan. Dia menanyakan arahan yang diamanatkan bos Gunawan, Kadiv Trantib Pemprov DKI Jakarta Harianto Bajuri, dalam kasus ini."Saya diminta untuk menertibkan, menjaga pembangunan pagar. Kalau ada ribut-ribut, saya diminta menghentikan pembangunan pagar itu," tutur Gunawan.
(umi/sss)










































