AS Peringatkan Korut Tidak Uji Nuklir Kedua
Rabu, 18 Okt 2006 06:44 WIB
Jakarta - Hari Selasa (17/10/2006), AS mengingatkan Korut untuk tidak mengkonduksi tes senjata nuklir kedua dan menghayati sanksi PBB pada uji coba tes nuklir pertama yang dapat memprovokasi terjadinya perang. AS juga mengancam untuk mengisolasi Korut lebih dalam, jika negara komunis itu benar-benar melakukan uji coba nuklir kedua.Menteri Luar Negeri AS Condoleeza Rice, meminta dukungannya dengan Asia dan Rusia untuk menindak lanjuti upaya hukum, "Hanya memulai dari sekarang untuk mengucilkan mereka," kata Rice seperti dikutip AFP Rabu (18/10/2006)."Ada beberapa angka yang menyebutkan bahwa orang Korut tidak punya ketertarikan dalam menciptakan kedamaian dan keamanan," tambah Rice kepada wartawan dalam pesawat pribadinya.Lebih lanjut juru bicara gedung putih Tony Snow menyatakan bahwa Washington sepenuhnya mengharapkan Pyongyang supaya tidak mengeluarkan tes nuklir lainnya. "Korut telah merahasiakan keinginannya untuk memprovokasi," pinta Snow."Itu tidak akan menjadi sesuatu yang baik buat mereka, tapi itu pastinya karakter mereka," tambah Snow.Lebih rinci lagi, dia menjelaskan, bahwa pihak konsil keamanan PBB telah sepakat memberikan sanksi kepada Korut setelah tes nukir pertamanya pada tanggal 9 Oktober 2006. Dia menambahkan bahwa Korut adalah pemimpin dalam hal ini."Percaya bahwa beberapa orang akan mengerti sendiri, mereka akan mencari sendiri jawaban bahwa mereka salah," papar Snow.
(ziz/ahm)











































