Bandara di Indonesia Bakal Dipasang Instrumen Landing System
Selasa, 17 Okt 2006 22:54 WIB
Jakarta - Cuaca kerap menjadi kendala dalam penerbangan. Untuk meningkatkan pelayanan operasional, instrumen landing system akan dipasang di sejumlah bandara. Utamanya di wilayah Indonesia barat.Hal itu disampaikan oleh Dirjen Perhubungan Udara M Iksan Tatang di sela-sela bazar lebaran di kantor Departemen Perhubungan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (17/10/2006)."Cuaca yang tadinya tidak visible untuk dilakukan penerbangan dengan instrumen landing system maka jadi mungkin," ujar Tatang.Tidak murah untuk melengkapi bandara dengan instrumen landing system. Sebab 1 lokasi membutuhkan dana Rp 5 miliar hingga Rp 8 miliar. Yang harus diperhatikan dalam pemasangan instrumen ini adalah jumlah penumpang dan cuaca."Jumlah penumpang minimal per tahun harus 1 juta," jelas Tatang.Namun, meski penumpang sedikit bila cuaca kerap menjadi masalah maka instrumen landing system akan tetap dipasang.Kini, Dephub tengah mengajukan rencana ini ke DPR. Sehingga jumlah pemasangan instrumen tersebut bergantung dari ketok palu DPR. Bandara yang diajukan untuk memiliki instrumen itu adalah yang sudah mampu diterbangi pesawat jet. Dan di Indonesia ada sekitar 50 bandara."Yang sedang dipasang antara lain Palangkaraya, Pekanbaru," imbuh Tatang.Meski wilayah Indonesia barat diutamakan, namun wilatah timur juga tetap diperhatikan, seperti Ternate, Gorontalo, Kendari, dan Nusa Tenggara.
(nvt/ahm)











































