Interupsi Soal Pendeta Irianto Warnai Paripurna DPR
Selasa, 17 Okt 2006 11:57 WIB
Jakarta - Sidang paripurna DPR diwarnai interupsi soal penembakan Pendeta Irianto Kongkoli. DPR diminta mendesak Polri mengambil tindakan profesional untuk mengungkapnya.Interupsi itu disampaikan Ketua Fraksi Partai Damai Sejahtera (FPDF) Constant Ponggawa dalam sidang Paripurna IV 2005/2006 DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (17/10/2006)."Selama ini Polri mengecewakan dan memprihatinkan," ujarnya.Constant juga meminta DPR agar Polri melakukan pengawasan dan tidak memberikan kesempatan terhadap aksi-aksi kekerasan serupa. "Dengan segala hormat kami minta DPR mendesak agar Polri meningkatkan keamanan di Poso maupun Sulawesi Tengah (Sulteng) secara umum," ujarnya.Pendeta Irianto Kongkoli ditembak oleh pengendara sepeda motor saat berbelanja bahan bangunan di Jalan Wolter Monginsidi, Palu, Senin, 16 Oktober kemarin.
(ken/nrl)











































