Teror di Poso Terus Berlanjut, Kepala BIN Perlu Diganti
Selasa, 17 Okt 2006 10:44 WIB
Jakarta - Masih adanya aksi teror di Poso dan sekitarnya, termasuk penembakan Pendeta Irianto Kongkoli di Palu, menunjukkan gagalnya kinerja BIN di bawah kepemimpinan Syamsir Siregar. Oleh sebab itu kinerja BIN perlu dievaluasi dan jika perlu Syamsir diganti."Ini karena kegagalan BIN dalam mendeteksi aksi-aksi teror. Kepala BIN harus diganti karena melompong," kata Wakil Ketua DPR Soetardjo Soerjogoeritno di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (17/10/2006).Menurut dia, pemerintah harus lebih tegas menindak pelaku aksi teror di Poso dan sekitarnya, karena jika dibiarkan, pelaku teror ini akan semakin merajalela di daerah-darah lain."Pemerintah harus tegas. Pemerintah sudah tahu nama-namanya, tapi tidak segera diambil tindakan," kritik pria yang akrab disapa Mbah Tardjo ini.Menurut politisi gaek PDIP ini, tindakan tegas diperlukan, apalagi saat ini sudah menjelang Lebaran dan Natal.Pendeta Irianto Kongkoli ditembak oleh pengendara sepeda motor saat berbelanja bahan bangunan di Jalan Wolter Monginsidi, Palu, Senin 16 Oktober kemarin.
(san/sss)











































