Bom Bunuh Diri Tewaskan Lebih dari 100 Orang di Sri Lanka
Selasa, 17 Okt 2006 03:21 WIB
Jakarta - Sebuah truk bermuatan bom, meledak di tengah iring-iringan 15 bus yang membawa para personel angkatan laut yang sedang cuti. Ledakan terjadi di sebuah wilayah berjarak 170 km sebelah Timur Laut Kota Colombo, Sri Lanka. Akibatnya lebih dari 100 orang tewas dan 150 orang lainnya luka-luka."Pelaku bom bunuh diri mengendarai sebuah truk bermuatan bahan peledak ke wilayah yang dipadati sekitar 15 bus. Kami mengerahkan 2 helikopter untuk melakukan evakuasi terhadap korban-korban yang luka," ujar juru bicara pemerintah Sri Lanka, Keheliya Rambukwella, seperti dilansir AFP, Senin (16/10/2006).Pemerintah Sri Lanka menuding, aksi barbar tersebut, yang bertepatan dengan meningkatnya upaya dunia internasional untuk mewujudkan genjatan senjata, menunjukkan para pemberontak Macan Tamil memiliki niat baik untuk melakukan negosiasi yang akan dilaksanakan pekan depan di Swiss.Rambukwella mengatakan, ini menunjukkan kelompok Macan Tamil tidak takut terhadap peringatakn dunia internasional.Hingga kini belum ada pernyataan ataupun klaim dari pihak Macan Tamil. Sebelumnya pada Minggu lalu, Macan Tamil melakukan serangan besar-besaran terhadap militer Sri Lanka. Dalam pertempuran selama dua jam, sedikitnya 133 tentara Sri Lanka tewas dan lebih dari 500 orang lainnya luka-luka.Akibat berbagai kekerasan yang terjadi sejak bulan Desember 2005 lalu, lebih dari 2300 orang menjadi korban. Sejak gerakan ini muncul 3 dekade lalu, sekitar dari 60 ribu penduduk sipil dan militer tewas dalam konflik antara pemerintah dan pemberontak di negeri tersebut.
(rmd/bal)











































