Pendatang Ilegal ke DKI Diburu H+15 Lebaran

Pendatang Ilegal ke DKI Diburu H+15 Lebaran

- detikNews
Senin, 16 Okt 2006 16:10 WIB
Jakarta - Pemudik dilarang membawa teman atau keluarganya ke Jakarta. Sosialiasi imbauan ini akan disampaikan lewat stiker dan spanduk. Oparasi Yustisi pun akan digelar memburu pendatang ilegal.Operasi Yustisi akan digelar pada H+15 serentak di seluruh DKI Jakarta."Cuma sehari," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil K Abdul Kadir di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (16/10/2006).Menurut dia, pendatang yang terjaring rata-rata 188 ribu per tahun. Hal ini berdasarkan data selama lima tahun terakhir.Pendatang yang terjaring akan diinapkan di Panti Sosial Kedoya. Mereka adalah pendatang yang tidak memiliki syarat masuk ke Jakarta seperti tidak memiliki ketrampilan tertentu, surat identitas, jaminan tempat kerja, dan tempat tinggal.Operasi ini akan melibatkan bintal kensos, trantib, imigrasi, kepolisian. Kita libatkan imigrasi karena kita tertibkan orang asing juga," cetusnya.SosialisasiSosialisasi pendataan arus mudik dan balik akan dilakukan pada H-7 dan H+7 Lebaran. Sosialisasi dilakukan lewat stiker, spanduk dan lain-lain."Persiapan besok pagi apel di Monas dipimpin Sutiyoso," kata Abdul. (aan/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads