Sanksi PBB Bakal Ganggu Selera Mahal Kim Jong-il
Senin, 16 Okt 2006 15:14 WIB
Pyongyang - Meski negara yang dipimpinnya miskin dalam hampir semua hal, bukan berarti Kim Jong-il harus ikut-ikutan miskin.Pemimpin negeri komunis itu bisa memiliki barang-barang mewah seperti mobil-mobil Mercedes-Benz. Bahkan untuk memenuhi selera mahal Kim, lobster impor pun didatangkan untuk dikonsumsi pria itu. Belum lagi ditambah cognac, minuman beralkohol yang sengaja diimpor. Konsumsi mencolok Kim tentu saja bertolak belakang dengan kehidupan rakyatnya yang dilanda kelaparan. Namun kini, kesenangannya akan barang-barang mahal akan terganggu dengan sanksi PBB yang baru diterapkan terhadap Korut.Salah satu sanksi adalah larangan ekspor barang-barang mewah ke Korut. Demikian seperti diberitakan harian Inggris, The Telegraph, Senin (16/10/2006).Selama ini hanya sedikit keterangan yang didapat dari istana Kim di Pyongyang. Namun beberapa pembangkang Korut dan bekas pegawai mengungkapkan, Kim memiliki gaya hidup yang tak akan terbayangkan oleh warga Korut, yang bertahan hidup dari bencana kelaparan hebat yang menewaskan ratusan ribu nyawa pada 1 dekade silam.Salah seorang sumber adalah Konstantin Pulikovskiy, pejabat Rusia yang menceritakan perjalanan kereta apinya saat menemani Kim ke Moskow pada 2001. Diungkapkannya, kepala koki Kim telah memasak lobster yang sengaja didatangkan dari luar negeri untuk disantap dalam perjalanan itu.Seorang musisi Korut yang membangkang ke Korsel menyatakan, ayahnya bekerja untuk perusahaan negara yang bertanggung jawab atas impor Mercedes-Benz, yang dibeli secara legal untuk digunakan para pemimpin daerah.
(ita/sss)











































