Pertamina Bantah Instalasi Pemadam Kebakaran Tak Berfungsi
Senin, 16 Okt 2006 12:53 WIB
Jakarta -
Dirut Pertamina Ari Soemarno membantah Gedung Pertamina minim alat pengantisipasi kebakaran. Saran Dinas Pemadam Kebakaran yang melakukan penelitian pada 2004 lalu sudah dijalani setahap demi setahap."Semua bekerja dengan baik. Terbukti api berhasil diisolasi hanya pada 3 lantai," kilah Ari mengomentari soal kebakaran di Gedung Pertamina, Jalan Perwira, Jakarta, Senin (16/10/2006).Alat untuk mengantisipasi kebakaran seperti sprinkler (penyemprot air dari langit-langit) dan water hyndrant diyakininya sudah berjalan dengan baik."Di lantai 18, saat proses awal evakuasi, sprinkler sudah dalam kondisi berjalan, basah semua. Semua water hydrant juga berjalan baik," ujarnya.Diakui Ari, pada 2004 lalu, Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta melakukan penelitian terhadap Gedung Pertamina. Pertamina juga sempat ditegur pada 2005 lalu karena alat pengantisipasi kebakarannya kurang lengkap.Kala itu Pertamina diingatkan untuk menambah hidran, membangun lift kebakaran, alarm kebakaran, sprinkler (alat penyemprot api di langit-langit), kipas penekan asap, dan lampu penerangan darurat. Saran itu, imbuh Ari, sudah dilakukan setahap demi setahap. "Dan setiap perbaikan sudah dilaporkan. Tetapi memang belum seluruhnya diselesaikan," tutur Ari.
(umi/nrl)










































