Penembakan Pendeta Irianto Terkait Eksekusi Tibo Cs
Senin, 16 Okt 2006 11:22 WIB
Jakarta -
Eksekusi mati Tibo cs diyakini ada di balik penembakan pendeta Irianto Kongkoli. Gubernur Sulawesi Tengah HB Paliudju melihat kasus ini ada benang merahnya dengan Tibo."Ini ada hubungannya dengan kejadian sebelumnya. Ada benang merahnya dengan kasus Tibo," tegas Paliudju sebelum rapat dengan Tim Pemantau Poso DPR di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (16/10/2006).Pendeta Irianto adalah orang yang kerap muncul memimpin masyarakat untuk menolak eksekusi Tibo cs. "Dia sering muncul bersama Pendeta Damanik," ungkapnya.Paliudju sangat yakin persoalan di Sulteng saling bertalian satu sama lain, sehingga sangat dimungkinkan dendam melatarbelakangi setiap peristiwa yang terjadi."Motifnya selalu dendam, tapi ini bukan masalah agama. Persoalan agama dan rebutan antarpejabat sudah beres setelah bupatinya dipegang Kristen. Ini ada keinginan Sulteng tidak aman," tuturnya.Dia lalu menceritakan, Irianto tewas ditembak pukul 08.40 Wita sesaat setelah dia keluar dari sebuah toko keramik di Palu. Pelaku penembakan adalah dua orang dengan pengendara sepeda motor yang mukanya ditutup cadar. Irianto adalah sekretaris umum Sinode Gereja Kristen Sulteng."Ini sama dengan PKI, tidak beragama. Harus dikutuk. Pemerintah pusat harus turun tangan usut tuntas kasus ini," tandasnya.Rapat tertutup soal Poso di Gedung DPR dimulai pukul 11.00 WIB. Rapat dipimpin ketua tim yang juga Wakil Ketua DPR Soetardjo Soerjogoeritno. Rapat dihadiri Mendagri M Ma'ruf, Gubernur Sulteng, Kepala BIN Syamsir Siregar, Panglima TNI, Menko Polhukam dan Sekjen Depag.
(umi/nrl)










































