Dokumen Pertamina Di-cuekin, Karyawan Rebutan Masker
Senin, 16 Okt 2006 10:03 WIB
Jakarta - Api di gedung Pertamina Pusat, Jl Perwira, Jakarta Pusat, mulai terlihat mengecil pada pukul 09.30 WIB, Senin (16/10/2006). Namun asap hitam justru terlihat semakin tebal membumbung dari lantai 18, 19, dan 20. Tak ayal asap hitam ini membuat hitam dinding gedung itu.Di tengah upaya pemadaman, seorang pegawai Pertamina membagikan masker penutup hidung berwarna hijau. Puluhan karyawan yang berdiri sambil menyaksikan pun langsung berhamburan berebutan masker itu. Satu kardus masker pun langsung ludes, beberapa karyawan terlihat tidak mendapatkan masker gratis itu.Sejatinya, masker tersebut diperuntukkan bagi mereka yang hendak naik menyelamatkan dokumen. "Dari lantai 11 ke bawah dipersilakan mengambil dokumen, tapi kalau ke atas lantai 12 jangan, sudah penuh asap," teriak seorang satpam Pertamina, Nana Supriatna.Dia meminta agar para karyawan Pertamina melakukannya dengan hati-hati. Selain itu di setiap lantai ada satpam dan petugas pemadam kebakaran. "Kalau tidak bisa jangan dipaksakan dan maskernya jangan lupa dipakai," ucap Nana lagi.Namun meski masker telah dibagikan, tidak ada karyawan yang bergegas naik. Mereka malah asyik melihat kembali jalannya kebakaran dengan pandangan ngeri. Beberapa di antara mereka malah mengabadikan pemandangan itu melalui ponsel kamera mereka."Biar lihat kebakarannya. Bukan untuk kenang-kenangan," kilah seorang pegawai yang enggan menyebutkan namanya.
(ndr/nrl)











































