Pertamina Diingatkan Lengkapi Alat Kebakaran Sejak Agustus 2004
Senin, 16 Okt 2006 09:36 WIB
Jakarta - Hingga pukul 09.25 WIB, Senin (17/10/2006), api di Gedung Pertamina di Jalan Perwira, Jakarta Pusat, belum berhasil dijinakkan. Sulitnya pemadaman ini disumbang kondisi gedung yang tidak memiliki fasilitas mengantasipasi kebakaran.Pada Agustus 2004, Dinas Kebakaran DKI Jakarta sudah mengingatkan Pertamina agar melengkapi kantor pusatnya itu dengan alat-alat pemadam kebakaran. Tapi tidak diketahui mengapa seruan itu diabaikan.Kala itu Pertamina diingatkan untuk menambah hidran, membangun lift kebakaran, alarm kebakaran, sprinkler (alat penyemprot api di langit-langit), kipas penekan asap, dan lampu penerangan darurat. "Apakah sedang akan dipasang atau bagaimana, saya tidak tahu. Tapi yang jelas, ada beberapa hal yang harus diperbaiki dan ditambah," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta Martono di lokasi kebakaran.Pada pukul 09.20 WIB, api di lantai 19 dan 20 kembali membesar. Petugas Pemadam mengantisipasi hal itu dengan menyiramkan air ke lantai di bawahnya sebagai usaha pendinginan. Asap tebal dan kobaran api terlihat dari bawah.Petugas juga berusaha mencari orang-orang yang kira-kira masih berada di lantai 1-18. Foto:Gedung Pertamina yang terbakar dijepret dari Menara Multimedia (kiriman pembaca W Fauzi) .
(nrl/umi)










































