Oneng Anggap Pemberantasan Kemiskinan Lebih Penting dari Nobel

Oneng Anggap Pemberantasan Kemiskinan Lebih Penting dari Nobel

- detikNews
Senin, 16 Okt 2006 00:43 WIB
Jakarta - Kegagalan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meraih nobel dianggap hal biasa. Malah nobel disebutkan bukanlah segalanya. Tapi yang paling penting adalah bagaimana memberantas kemiskinan. "Caranya dengan memberdayakan ekonomi kerakyatan tanpa tergantung dengan bank konvensional," kata Wasekjen DPP PKB Rieke Dyah Pitaloka, yang kerap disapa Oneng kepada detikcom di LP wanita Pondok Bambu, Klender, Jakarta Timur, Minggu (15/10/2006).Artis yang melambung namanya lewat sinetron Bajaj Bajuri ini pun menyatakan kekagumannya atas prestasi yang diraih peraih nobel dari Bangladesh."Luar biasa sekali, Muhammad Yunus tidak hanya menjadi inspirator di Bangladesh tapi juga di Seluruh dunia," cetus Rieke.Menurutnya, metode Muhammad Yunus sangat cocok dikembangkan di Indonesia karena banyaknya masyarakat menengah ke bawah. Hanya permasalahannya, lanjut Rieke, yakni apakah masyarakat Indonesia dapat berbuat seperti masyarakat Bangladesh."Yang cuma bermodal kepercayaan dan tanpa perjanjian yang mengikat," cetus Rieke.Rieke menambahkan, di Indonesia banyak orang-orang yang tanpa bantuan bank konvensional justru bisa bertahan dengan ekonomi kerakyatannya. "Bisa menjadi besar sekali ya tidak, tapi bisa menyerap tenaga kerja disekitarnya bisa terjadi," urainya.Rieke lalu memberikan contoh yaitu home industry dan pengusaha tradisional di tingkat lokal maupun daerah. Selain itu, oneng menyatakan rasa optimisnya bahwa rakyat Indonesia bisa meniru Bangladesh di tengah kondisi mental bangsa Indonesia yang sekarang ini."Kalau orang lain bisa kenapa kita tidak, sulit bukan berarti tidak bisa, syaratnya asal mempunyai visi yang yang sama untuk memperbaiki keadaan bukan untuk kepentingan sepihak," pungkasnya. (ndr/ndr)


Berita Terkait