Daging Sapi Diserbu Konsumen H-3 Lebaran
Sabtu, 14 Okt 2006 15:30 WIB
Jakarta - Menjelang Lebaran harga daging dan bahan-bahan pokok seperti beras, minyak goreng, mengalami peningkatan, namun belum terlalu tajam. Kenaikan juga masih beragam, yaitu untuk barang-barang tertentu saja.Menurut pedagang daging sapi di Pasar Palmerah, Jakarta Selatan, kenaikan harga barang-barang dan bahan pokok baru mencapai Rp 1.000 hingga Rp 2.000.Hal ini dikarenakan kebiasaan tahun lalu, kenaikan tajam baru terjadi sekitar H-3 Lebaran, yang besarannya mencapai Rp 10.000-15.000."Sekarang Rp 48 sampai Rp 50 ribu harga daging sapi per kilo. Tapi nanti kalau Lebaran bisa mencapai Rp 60 ribu," tutur pedagang di Pasar Palmerah, Sigit, ketika ditemui detikcom, Sabtu (14/10/2006).Menurut Sigit, kenaikan harga pada H-3 lebih disebabkan karena pasokan daging turun, sementara jumlah pembeli yang meningkat. "Kalau dagingnya banyak, sementara pembelinya sedikit, ya bisa Rp 55 ribu, tidak sampai Rp 60 ribu," jelas Sigit.Hal yang sama juga diungkapkan oleh pedagang daging yang lain bernama Encep. Menurutnya, semua tarif daging sapi di Pasar Palmerah sama, hanya untuk jeroan seperti hati yang terjadi perbedaan dalam menjualnya."Kalau hati ada yang Rp 35 ribu ada yang Rp 30 ribu. Kalau usus bisa hanya Rp 15 ribu per kilo," papar Encep.Sementara harga telur dan minyak juga mengalami peningkatan, meskipun tidak tajam, yakni sebesar Rp 500. Minyak yang sebelumnya Rp 8.500 naik menjadi Rp 9.000, sedangkan telur dari Rp 5.500 menjadi Rp 6.000."Kenaikannya tidak besar, Mas. Paling cuma Rp 500 sampai Lebaran nanti. Kecuali barangnya langka," ujar Mili.Untuk beras kenaikannya juga tidak terlalu mencolok, hanya sekitar Rp 150. "Tidak banyak naiknya, jenis beras IR 64 menjadi Rp 4.500 per liter, Pandanwangi menjadi Rp 5.000 per liter. Kenaikannya paling hanya Rp 50 sampai Rp 100," ungkap Trimo.Para pembeli belum berjubel dan hanya terlihat beberapa orang saja yang sedang berbelanja di Pasar Palmerah.
(ahm/sss)











































