KSAD Usul Lahan Gambut di OKI Sumsel Dikelola Warga

KSAD Usul Lahan Gambut di OKI Sumsel Dikelola Warga

- detikNews
Sabtu, 14 Okt 2006 12:52 WIB
Ogan Komering Ilir - KSAD miris melihat banyaknya titik api yang tersebar di lahan gambut seluas 1,4 juta hektar di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Dia pun mengusulkan agar lahan yang terbakar itu dikelola masyarakat agar lebih produktif."Masyarakat akan lebih senang menjaga lahan yang menghasilkan sesuatu daripada lahan kosong," kata KSAD Jenderal TNI Djoko Santoso di lokasi lahan terbakar di Desa Sepucuk, Kecamatan Pedamaran Timur, Kabupaten OKI, Sumsel, Sabtu (14/10/2006).Di masa mendatang, lanjutnya, diperlukan sistem deteksi dini untuk mencegah berulangnya kebakaran lahan. Sebab lebih baik mencegah dari yang kecil daripada mencegah setelah kebakaran menjadi luas."Memang sangat sulit memadamkan titik-titik api di lahan yang sangat luas ini, sedangkan peralatan sangat minim," ujar Djoko.Meski demikian TNI AD akan terus mempersiapkan peralatan-peralatan, termasuk dukungan logistik dan personel untuk memperkuat tim yang ada, yakni Manggala Agni Dephut, pemda, dan kepolisian."Kita dengan pemda akan mencoba menyiapkan alat-alat tersebut. Insya Allah kalau tanah bisa diolah tentunya masyarakat akan ikut menjaga," harap Djoko.Usai meninjau lokasi kebakaran, Djoko memberikan pengarahan pada perwira di lingkungan Kodam II Sriwijaya di Aula RS Kayuagung OKI. Djoko meminta agar perwira dapat menggunakan pola bina teritorial (binter) untuk mengajak masyarakat berpartisipasi mencegah kebakaran hutan.Djoko kemudian menyerahkan bantuan simbolis berupa mesin pompa air, gergaji mesin, dan ransum ke tim penanganan kebakaran hutan.Lalu Djoko melanjutkan perjalanan peninjauan personel di kodam-kodam yang terlanda kebakaran hutan dan kabut asap menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan. (sss/umi)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads